AKBP Eliana Papote Kapolres TTU Perempuan Pertama Bawa Warna Baru di HUT Bhayangkara ke-79 

Akbp Eliana Papote Kapolres Ttu Perempuan Pertama Bawa Warna Baru Di Hut Bhayangkara Ke-79 

KEFAMENANU,- Perayaan HUT Bhayangkara ke‑79 di Polres Timor Tengah Utara (TTU) tidak hanya menampilkan upacara militer formal, tetapi juga rangkaian aktivitas yang menggugah nilai sosial dan kebanggaan lokal.

Di bawah komando Kapolres Perempuan Pertama di TTU, AKBP Eliana Papote, institusi Polri melangkah lebih jauh dari tugas keamanan.

Pada 19 Juni 2025, Kapolres Eliana memimpin aksi donor darah bersama lintas instansi seperti TNI, Kejaksaan, media, RSUD Kefamenanu, dan Satgas Pamtas. Dari partisipasi sekitar 156 pendonor, terkumpul antara 54 hingga 55 kantong darah yang siap digunakan untuk membantu pasien di RSUD.

Aksi ini bukan simbolis belaka, menurut Kapolres, “setetes darah hari ini bisa menyelamatkan nyawa.

Tiga hari sebelum puncak HUT, jajaran Polres TTU dipimpin langsung oleh AKBP Eliana melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Cendana Loka dan pelabuhan Wini. Ini bukan hanya ritual formal di mata Kapolres, kegiatan ini adalah sarana reflektif bagi seluruh anggota Polri untuk meneguhkan kembali komitmen pengabdian.

Baca Juga :  Polres TTU Gelar Pisah Sambut Kepemimpinan

Akbp Eliana Papote Kapolres Ttu Perempuan Pertama Bawa Warna Baru Di Hut Bhayangkara Ke-79 

Dalam sambutannya, AKBP Eliana menegaskan bahwa tugas Polri di perbatasan bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan hadir bagi publik secara nyata dan humanis.

Ia secara terbuka mengakui masih ada kekurangan dalam pelayanan dan dengan rendah hati meminta masukan masyarakat untuk terus memperbaiki institusi Polri.

Sebagai putri asal Kupang, AKBP Eliana adalah lulusan Akpol 2006, S2 Manajemen (Unwira Kupang), dan terpilih sebagai Kapolres TTU pada Januari 2025, menjadi polwan pertama yang menjabat di wilayah ini. Kepemimpinannya menjadi inspirasi nyata bagi perempuan dan generasi muda NTT.

“Ini kebanggaan tersendiri bagi masyarakat TTU, khususnya bagi perempuan. Kepemimpinan Ibu Kapolres memberi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi dan mengabdi,” kata Yohanes, warga Kefamenanu.

Baca Juga :  Orientasi Majelis Pembimbing Kwarcab Bone, Dorong Semangat Kepramukaan Bagi Generasi Penerus

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan nilai inklusif dan adaptif Polri, menyentuh konteks lokal semacam budaya dan spiritualitas warga perbatasan. Donor darah menyatukan berbagai elemen, ziarah menguatkan kesadaran akan sejarah dan pengabdian. Hal tersebut memberi dimensi lebih dalam pada tema nasional Polri untuk masyarakat.

Kepemimpinan AKBP Eliana menyatukan nilai kepemimpinan humanis, transparansi, dan keberanian mengakui kekurangan, kesetaraan gender di tengah masyarakat.

Dengan pendekatan yang lebih dekat dan menyentuh secara emosional, perayaan HUT Bhayangkara ke-79 di TTU menunjukkan bagaimana Polri membuka hatinya untuk masyarakat. Ini bukan hanya tentang menjaga perbatasan, tetapi merangkul publik dengan darah, doa, dan keberanian untuk terus berubah ke arah yang lebih baik.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts