Bank NTT Cabang Kefamenanu Gelar FGD Perkuat Sinergi Pentahelix untuk Inklusi Keuangan UMKM di TTU

Bank Ntt Cabang Kefamenanu Gelar Fgd Perkuat Sinergi Pentahelix Untuk Inklusi Keuangan Umkm Di Ttu

KEFAMENANU,- Bank NTT Cabang Kefamenanu menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Sinergitas Aktor Pentahelix dalam Peningkatan Inklusi Keuangan di Timur–Barat NTT” di Aula Hotel Livero, Selasa (22/7/2025).

Agenda ini melibatkan pelaku dari lima elemen utama, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan media untuk mengeksplorasi strategi meningkatkan akses keuangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Acara resmi dibuka oleh Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Bank NTT, Yuan Nerda Taneo. Turut hadir Pjs. Kepala Cabang Kefamenanu, Jorsalino Reynaldi Seran, yang saat memberikan sambutan menegaskan.

“Melalui FGD ini, kami menghimpun pelaku UMKM, lembaga keuangan, pemerintah, dan akademisi untuk membicarakan peran pentahelix dalam peningkatan inklusi keuangan di Timur–Barat NTT. Bank NTT siap memfasilitasi pelaku UMKM, petani, peternak, dan nelayan yang membutuhkan tambahan modal,” ujar Jorsalino.

Baca Juga :  Pj Bupati Bone Luncurkan Kampung Siaga Bencana, Desa Pattiro Siap Menjadi Lumbung Sosial

Jorsalino juga menekankan bahwa pemberdayaan UMKM di TTU memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian lokal dan menjadi prioritas utama Pemerintah Daerah.

Camat Kota Kefamenanu, Melkianus Uskono, menyambut positif peran FGD dalam memperkuat UMKM berbasis desa.

“Peran camat yakni melakukan koordinasi dengan lurah atau kepala desa untuk mendata dan identifikasi lembaga UMKM untuk disampaikan sebagai input program dan edukasi agar pelaku UMKM tidak terjebak bunga yang mencekik,” tuturnya.

Uskono melanjutkan bahwa koordinasi ini mempermudah edukasi keuangan serta menjadi fondasi data untuk menyusun sistem pembinaan UMKM secara lebih tepat sasaran.

Bank NTT Cabang Kefamenanu mengambil inisiatif strategis melalui FGD ini sebagai langkah konkret mewujudkan inklusi keuangan tidak hanya dengan diskusi, tetapi melalui pendataan data desa, oleh camat, sebagai pijakan program pembiayaan, fasilitasi modal, untuk UMKM petani, peternak, dan nelayan.

Baca Juga :  Gelar Dangdutan di tengah Pandemi Covid 19, Warga Bone Terancam Penjara

Agenda ini sejalan dengan program Bank NTT sebelumnya, seperti digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui TP2DD dan dukungan CSR dalam berbagai kegiatan masyarakat lokal.

FGD Bank NTT Cabang Kefamenanu bukan sekadar forum diskusi, melainkan babak awal dari aksi nyata sinergi pentahelix. Melalui program pendataan, edukasi, dan penyaluran modal, bank ini menegaskan komitmennya sebagai : Katalisator ekonomi lokal, fasilitator literasi keuangan dan penghubung antar-aktor Utama.

Langkah ini diharapkan membawa dampak berkelanjutan bagi UMKM dan pertumbuhan ekonomi inklusif di Kabupaten TTU.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts