Bantuan Perumahan di Desa Tes Menuai Masalah

Bantuan Perumahan Di Desa Tes Menuai Masalah
Warga
Bantuan Perumahan Di Desa Tes Menuai Masalah
Warga

KEFAMENANU,- Bantuan perumahan di Desa Tes, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) menuai masalah. Warga yang menduga ada yang tidak beres dalam bantuan yang bersumber dari Dana Desa tersebut akhirnya mengadukan kepala desanya ke camat.

Camat Bikomi Utara, Simon Monemnasi, S.Fil, saat dijumpai di ruang kerjanya membenarkan laporan warga.

“Benar, ada laporan dari BPD dan beberapa warga masyarakat menyampaikan pengaduan terkait perencanaan pembangunan 2020, yang menurut masyarakat pelaksanaannya tidak sesuai dengan perencanaan,” kata Monemnasi belum lama ini.

Monemnasi menjelaskan ada kesalahan dalam pendropingan material untuk warga yang menerima bantuan. Di mana kata dia ada warga yang namanya tidak masuk dalam daftar,  justeru menerima bantuan. Sementara yang tertera namanya sebagai penerima bantuan perumahan tersebut diabaikan.

Baca Juga :  A. Padauleng Resmi Nahkodai Bagian Ekonomi Setda Bone, Melangkah Tegap dengan Pengalaman dan Pengabdian

“Program ini bergulir sejak 2019. Saat itu terdapat enam warga. Namun tidak dilaksanakan. Tahun lalu,  ada tambahan lima warga sehingga menjadi 11 kepala keluarga,” jelasnya.

Terkait kesalahan dalam pendropingan material tersebut, Monemnasi mengatakan telah meminta Kades Martinus Tebes untuk klarifikasi kepada warga. Namun belum ada penjelasan dari kepala desa.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Tes, Yohanes Nule, mengatakan pihaknya mendampingi masyarakat melaporkan kepala desa setempat kepada camat. Warga tidak puas lantaran ada material berupa pasir yang sudah diturunkan di warga yang berhak kemudian dipindahkan kepada warga lain yang nama tidak ada dalam daftar.

Kepala Desa Tes, Martinus Tebes, saat ditemui di kediamannya, membantah kalau dirinya telah salah menggunakan wewenangnya sebagai kepala desa.

Baca Juga :  Komitmen Kerja Sama: Bupati Bone Terpilih Temui Wartawan

Martinus mengatakan, ada oknum-oknum tertentu yang telah berusaha melakukan provokasi kepada masyarakat untuk sengaja menghambat pembangunan di desa. Namun kades tidak menyebut siapa oknum yang dimaksud.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts