BONE–Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Bone menggelar Focus Group Discussion dan Deklarasi Damai di Bunir Cafe pada Rabu, 27 Desember 2023. Narasumber acara ini melibatkan Penggiat Demokrasi Geerhand, SPd; Akademisi Ismail Aris, SH, MH; dan Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Bone, Rohzali Putra Badaruddin, SH.
Geerhand, SPd, mengungkap bonus demografi menuju generasi emas 2045.
Geerhand menekankan tantangan generasi Z, yang diidentikkan sebagai generasi stroberi atau lembek, dengan harapan mahasiswa dapat menunjukkan kualitas dan kemampuan berpikir kritis.
Mahasiswa diingatkan untuk tidak membiarkan pemilu dipenuhi ujaran kebencian, mengingat pengalaman pemilu identitas tahun 2019. Hoaks yang masih merajalela di media sosial menjadi perhatian, dengan penekanan bahwa mahasiswa memiliki peran edukatif untuk menyaring berita.
Dalam konteks penyelenggaraan pemilu, peran KPU, Bawaslu, dan DKPP diakui, namun dengan keterbatasan mereka, partisipasi aktif mahasiswa dalam melaporkan pelanggaran pemilu sangat diharapkan. Sebuah langkah proaktif menuju pemilu yang transparan dan damai.
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Pemilu Bawaslu Bone, Rohzali Putra Badaruddin, SH, menyoroti tingginya tingkat apatis dalam partisipasi politik masyarakat. Rohzali mengungkapkan bahwa masyarakat cenderung hanya datang untuk mencoblos tanpa memperhatikan visi misi calon.
“Orientasi kita seharusnya bagaimana menciptakan pemilu yang damai dan berintegritas,” ujar Rohzali. Menurutnya, alat ukur sederhana keberhasilan pemilu adalah ketika tidak terjadi gesekan dan pelanggaran masif, yang dapat diartikan sebagai pemilu yang berintegritas.
Rohzali menekankan bahwa menciptakan pemilu yang berintegritas bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. “Supaya politik praktis yang mencoreng pelaksanaan pemilu dapat diantisipasi,” tambahnya.
Bawaslu hadir dengan melakukan kegiatan pengawasan dengan prinsip pencegahan dan penindakan. “Saya berharap segala bentuk pelanggaran pemilu disampaikan ke Bawaslu,” ungkap Rohzali, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga integritas pemilu.
Dengan demikian, Rohzali Putra Badaruddin mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses pemilu, memastikan bahwa setiap pelanggaran dapat diantisipasi dan diatasi untuk menciptakan pemilu yang berintegritas dan demokratis.






