Di Antara Kita dan Waktu

Di Antara Kita Dan Waktu
Ilustrasi

Oleh : Joseph Naiobe

Bila nada-nada rindu telah pergi

Meninggalkan perasaan yang kosong

Apa yang harus aku ceritakan?

Saat-saat indah dahulu kini hanya kenangan buram

Saat itu, hanya antara kau dan aku

Tapi kini, antara kau, aku, dan Waktu yang memisahkan

Cerita pun berubah, mimpi menyulam kesedihan. Pagi yang pilu, setiap hari, setiap detik

Detak jantung ini, desah napas ini, semuanya menyatu

Aku harus mengakui, kamu tak seperti dulu

Yang pertama aku kenal, aku kira kamu adalah hidupku

Aku hampir tak percaya, cinta kita hanyalah cermin yang melihat wajah sendiri. Kita seperti kembaran yang utuh

Tapi kini? Entahlah! Biarkan waktu yang menjelaskan diamku ini

Baca Juga :  PLN UP3 Watampone – ULP Sengkang Terangi Rumah Warga di Wajo Lewat Program Light Up The Dream

Mungkin suatu hari, akan terungkap

Tapi untuk sekarang, aku hanya bisa merenung.

                  ***

Kutulis puisi ini sambil menitikkan salam rindu pada bayang-mu yang memesona

Kota Anging mamiri- Makassar: Sabtu 16 Agustus 2025

 

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts