Jagung Hibrida Jadi Komoditas Unggulan, Panen Perdana di Tellu Siattinge, Bupati Bone Tegaskan Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan

Jagung Hibrida Jadi Komoditas Unggulan, Panen Perdana Di Tellu Siattinge, Bupati Bone Tegaskan Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan

BONE–Hamparan hijau di Kelurahan Tokaseng, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, tampak berbeda pada Selasa (26/8/2025) pagi. Deretan tanaman Jagung Hibrida yang tumbuh subur siap dipanen untuk pertama kalinya. Di tengah semangat para petani, hadir Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., yang secara langsung memimpin panen perdana di lahan demplot Kelompok Tani Tumbae II.

Momentum ini bukan sekadar panen biasa, melainkan bukti nyata bahwa Kabupaten Bone semakin serius menapaki jalan menuju Swasembada Pangan. Panen perdana jagung hibrida merupakan hasil kerja sama erat antara Pemerintah Kabupaten Bone dengan Kelompok Tani Tumbae II yang sejak awal didampingi dalam pengelolaan lahan, penggunaan benih unggul, hingga penerapan teknologi pertanian modern.

“Keberhasilan hari ini adalah buah kerja keras para petani. Mereka tidak hanya menanam, tetapi juga menanamkan harapan bagi masa depan ketahanan pangan kita,” ujar Bupati Bone dengan penuh apresiasi. Ia menegaskan, jagung hibrida akan menjadi salah satu komoditas andalan daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian lokal.

Baca Juga :  KORMI Bone Matangkan Program Kerja 2024-2028, Rakerkab dan Pelatihan Senam Jadi Fokus Utama

Demplot atau demonstration plot ini menjadi laboratorium lapangan bagi para petani Bone untuk mengenal sekaligus membuktikan keunggulan teknologi pertanian. Kehadiran jagung hibrida dengan produktivitas tinggi diharapkan dapat mempercepat transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern dan berkelanjutan.

Acara panen perdana ini semakin semarak dengan hadirnya sejumlah pejabat dan tokoh penting, mulai dari Kapolres Bone, Dandim 1407 Bone, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Selatan, anggota DPRD Bone, hingga Direktur PT Raja Restu Agropro Jayamas. Kebersamaan pemerintah, petani, aparat, dan swasta mencerminkan kuatnya kemitraan lintas sektor dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Bone.

Bagi Bupati Andi Asman Sulaiman, keberhasilan ini adalah bagian dari perjalanan panjang Bone sebagai daerah agraris yang terus berbenah. Dengan spirit kerja sama dan inovasi, Bone diharapkan mampu melahirkan generasi petani tangguh yang tidak hanya menjaga ketahanan pangan lokal, tetapi juga memberi kontribusi bagi kebutuhan pangan nasional. (*)

Baca Juga :  Bupati Bone Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Soppeng ke-764, Kenang Perjalanan Karier Sebagai ASN
Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts