Kabupaten Malang Tunda Kegiatan PTM

Kabupaten Malang Tunda Kegiatan Ptm
Ist
Kabupaten Malang Tunda Kegiatan Ptm
Ist

MALANG, – Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) rencananya akan digelar pada tanggal 5 Juli 2021. Lantaran pandemi belum juga reda Kabupaten Malang memutuskan untuk menundanya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono mengatakan keputusan menunda PTM menyusui adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) Jawa-Bali, maka rencana PTM terbatas akan diganti dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.

“Sedang kita evaluasi sekaligus menyesuaikan dengan kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali tersebut,” ucap Kadindik Pemkab Malang, Rahmat Hardijono, saat dihubungi Mvoice, Jumat (2/7).

Menurut Rahmat, ditengah pandemi Covid-19 rencana PTM terbatas yang akan digelar pada 5 Juli 2021 mendatang, akan dirubah menjadi PJJ.

Baca Juga :  Kapolresta Malang Kota Budi Hermanto: Meningkatkan Empowerment Difabel melalui Batik Ciprat

“PTM Terbatas perlu kita tunda lagi. Kita masih melakukan evaluasi hari ini (Jumat 2/7). Kita upayakan hari ini atau paling lambat minggu depan,” jelasnya.

Akan tetapi, ketika ditanya apakah Dindik akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang ketentuan pelaksanaan PJJ, Rahmat mengaku jika dirinya hingga saat ini masih menunggu revisi Inmendagri nomor 14 tahun 2021 tersebut.

“PTM akan ditunda, Insya Allah maksimal setiap dua minggu sekali akan dilakukan evaluasi,” terangnya.

Sembari menunggu Revisi Inmendagri nomor 14 tahun 2021 tersebut, lanjut Rahmat, Dindik Pemkab Malang akan menuntaskan vaksinasi untuk pendidik dan tenaga pendidikan yang masih tertunda.

“Sambil menunggu, kita akan menuntaskan vaksinasi yang tertunda dan penyiapan vaksinasi untuk peserta didik di usia 12 sampai 17 tahun,” terangnya.

Baca Juga :  Spektakuler, DJ Diana Guncang Samba Ospek Heppiee UIBU

Tertundanya vaksinasi tersebut, tambah Rahmat, Dindik hingga saat ini masih menunggu kabar dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Malang.

“Informasi dari pak Arbani (Kadinkes, red), masih menunggu kiriman vaksin,” tukasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts