‘Orang Bone Memilih Orang Bone’ Dipertanyakan Pemilih Pemula

'Orang Bone Memilih Orang Bone' Dipertanyakan Pemilih Pemula
M. Ansyarullah

BONE–Satu fenomena baru di Kota Watampone yang katanya beradat menjadi perbincangan kalangan pemilih pemula. “Kami lagi mencoba menafsir yang dimaksud orang Bone pilih orang Bone yang sepertinya sengaja digalakkan oleh entah siapa,” ucap M. Ansyarullah yang saat ini terdaftar sebagai mahasiswa di salah satu PTS yang ada di Kabupateen Bone.

Dari model kampanye dimaksud Anysarullah mencoba menerjemahkannya dengan sudut pandangnya dan teman-temanya.
“Kami mencoba mencari tahu yang mareka maksud orang Bone itu, adalah yang lahirnya di Bone atau yang beketurunan Bone?” Tanya Ansyarullah yang juga terdaftar sebagai Anggota salah satu organisasi kemahasiswaan yang terafiliasi organisasi Mahasiswa hingga tingkat Nasional.

Jika yang lahir di Bone yang dimaksud, maka jika misalnya dari nama-nama yang disarankan oleh yang dikampanyekan itu kebetulan nantinya anaknya lahir di Jakarta atau di Makassar misalnya, maka diapun nantinya dianggap bukan orang Bone.

Baca Juga :  Bertemu Ridwan Kamil, LaNyalla Singgung Capres Jalur Non Partai dan Presidential Threshold Nol Persen

Sebenarnya ini harus didiskusikan lebih dalam lagi, jangan sengaja menggiring opini yang menyesatkan para pemilih. Saat ini jamannya kita menelaah, menafsirkan defenisi per defenisi agar masyarakat tidak disesatkan dengan informasi-informasi yang bisa menggiring perpecahan dan kebencian. Kami selaku generasi muda merasa bertanggung jawab untuk mencerahkan hal-hal seperti ini.

Karena jika ini digaungkan dan dibenarkan apalagi mereka yang dianggap terpandang, maka ini bisa menjadi “izin” untuk orang kabupaten lain juga bersikap seperti itu, dan orang Bone dianggap tidak layak dipilih diluar kampungnya. Padahal sistem pemilu kita regulasinya tidak seperti itu.
“Kami mengajak orang tua kami kiranya bisa mengajari kami hal-hal yang baik dan dewasa, karena kami-kami ini masih pemilih pemula,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tim SAR Batalyon C Pelopor dan Basarnas Bone Melakukan Patroli Bersama di Perairan Teluk Bone

Sepertinya yang sengaja menyebarkan ini kelihatan panik. “Ada kepanikan dari mode narasi kampanye yang dilakukan,” ujarnya.

Mungkin saja Calon yang diusulkan minim konstiribusi atas pembangunan yang ada saat ini, atau ada yang lebih berkonstribusi dari mereka.

“Saran dari kami baiknya kita bisa memilih dan memilah Calon Wakil kita Melihat dari track recordnya, apa konstribusinya dan reklam jejaknya seperti apa. Karena dengan begitu kita bisa memiliki modal yang baik untuk harapan pembangunan daerah kita,” imbuhnya. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts