PLBN Wini Siap Antisipasi Lonjakan Pelintas Pasca Alih Bandara Dili ke Oecusse

Plbn Wini Siap Antisipasi Lonjakan Pelintas Pasca Alih Bandara Dili Ke Oecusse

KEFAMENANU,- PLBN Wini, yang terletak di Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, tengah bersiap siaga menghadapi lonjakan jumlah pelintas, menyusul rencana pengalihan aktivitas penerbangan dari Bandara Presidente Nicolau Lobato di Dili menuju Bandara Rota Da Sandalo di Oecusse, Timor Leste.

Pengalihan operasional bandara ini dilakukan sebagai bagian dari renovasi bandara utama di Dili, yang diperkirakan akan meningkatkan volume kedatangan lewat jalur darat melalui PLBN Wini.

Asisten Atase Kesehatan Timor Leste, Julio Dos Santos, melakukan kunjungan ke PLBN Wini pada Kamis (31 Juli 2025). Ia diterima oleh Kepala PLBN Wini, Reynold Uran, bersama dengan jajaran petugas Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, dan Keamanan.

Dalam kunjungan tersebut dibahas Antisipasi terhadap migrasi lintas batas yang kemungkinan meningkat, serta rencana pengaktifan kembali terminal keberangkatan agar proses kedatangan dan keberangkatan dapat berjalan lancar dengan dua terminal berbeda.

Baca Juga :  Pawai Budaya Perdana Miomaffo Timur Menyatukan Warna, Irama, dan Identitas

Reynold Uran memastikan bahwa PLBN Wini tengah menyiapkan reaktivasi terminal keberangkatan. Artinya, nanti PLBN akan menggunakan dua terminal berbeda,  satu untuk keberangkatan dan satu lagi untuk kedatangan, menggantikan sistem satu terminal yang digunakan selama ini Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

Julio Dos Santos menyampaikan permintaan agar Indonesia memberikan kelonggaran izin tinggal bagi warga Timor Leste yang datang ke Indonesia untuk berobat, khususnya jika membutuhkan waktu penyembuhan lebih dari dua bulan.

Plbn Wini Siap Antisipasi Lonjakan Pelintas Pasca Alih Bandara Dili Ke Oecusse

Sebagai tanggapan, petugas Imigrasi PLBN Wini, Ivando A. Kalla, menjelaskan bahwa pasien bisa memanfaatkan Visa on Arrival (VOA) untuk masa tinggal hingga dua bulan. Jika pengobatannya diperkirakan lebih panjang, pasien dianjurkan mengurus Visa C3 di kantor imigrasi terdekat Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

Julio menekankan bahwa selama ini kerja sama Indonesia-Timor Leste dalam pelayanan kesehatan berjalan baik.

Ia berharap penguatan koordinasi bidang ini terus dilakukan agar warga Timor Leste dapat mengakses layanan medis di Indonesia tanpa hambatan administratif yang berlebihan Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

Baca Juga :  Bank NTT Buka Kantor Cabang Pembantu di Kecamatan Insana

Selain itu, Julio juga menyampaikan rencana aktivasi Pos Lintas Batas (PLB) oleh pemerintah Timor Leste sebagai upaya menekan angka pelintas ilegal di kawasan perbatasan.

Peningkatan arus pelintas ke PLBN Wini ini, jika tidak ditangani dengan baik, berpotensi menimbulkan antrean panjang dan overload sistem layanan.

Namun, langkah strategis seperti pembagian terminal dan kelonggaran izin tinggal bagi pasien diperkirakan dapat meminimalkan potensi gangguan operasional. Kolaborasi bilateral dan pengelolaan data lintas sektor juga menjadi kunci agar layanan tetap efisien dan aman.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts