Rakerprov TI Jatim, Target Prestasi Emas Menuju PON 2028

Rakerprov Ti Jatim, Target Prestasi Emas Menuju Pon 2028

Kota Malang – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Jawa Timur (Pengprov TI Jatim) menggelar Rapat Kerja (Raker) tahun 2026, Sabtu (31/1/2026).

Rakerprov yang diikuti sebanyak 36 Pengurus Kota dan Pengurus Kabupaten (Pengkot/Kab) yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur ini digelar selama dua hari, yakni Sabtu (31/1/2026) hingga Minggu (1/2/2026), di Hotel Aliante Kota Malang.

Raker tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Jawa Timur (Pengprov TI Jatim) Mayjen TNI (Purn) Yusman Madayun, S.I.P..

Tampak hadir, Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olaraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim Cepi Sukur Laksana, SH.MM., dan perwakilan Ketua Tim Kerja (Katimja) Sub. Substansi Pembinaan Pelaku Olahraga, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Krisyanto.

Ketum Pengprov TI Jatim Mayjen TNI (Purn) Yusman Madayun, S.I.P. mengapresiasi atas pelaksanaan raker tersebut, dan dirinya optimistis Pengprov TI Jatim di Pekan Olahraga Nasional (PON) yang bakal digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa mendulang prestasi.

Baca Juga :  Stok Pupuk Bersubsidi di Malang Aman

“Raker ini untuk menyiapkan program-program yang mampu meningkatkan prestasi atlet Taekwondo se-Jawa Timur, akan kita siapkan untuk tahun 2028 di NTB (PON),” ucapnya, saat ditemui awak media, usai membuka Raker Provinsi TI Jatim.

Menurut Yusman, raker kali ini difokuskan pada penguatan prestasi atlet taekwondo Jawa Timur, khususnya dari jalur pembinaan daerah. Meski target detail belum difinalkan, ia memastikan Jawa Timur telah menyiapkan arah dan strategi besar menuju 2028.

“Fokus kita jelas mencetak prestasi. Untuk target memang sudah ada gambaran, tetapi akan dirapatkan lebih teknis hari ini. Yang pasti, persiapan menuju 2028 di NTB tidak bisa dilakukan mendadak,” jelasnya.

Akan tetapi, lanjut Yusman, pembinaan atlet sejak dini menjadi kunci utama. Ia menekankan pentingnya peran pengurus kabupaten dan kota sebagai sumber utama lahirnya atlet berprestasi.

Baca Juga :  Gowes Ala Distamhut DKI Jadi Sorotan FWJ

“Kita akan perbaiki pembinaan di daerah. Dari sanalah sumber atlet itu berasal. Karena itu, peran pengurus kabupaten dan kota sangat menentukan,” tegasnya.

Dalam raker tersebut, sejumlah ketua pengurus kabupaten dan kota turut hadir. Yusman meminta agar seluruh pihak yang telah diberi tanggung jawab benar-benar menjalankannya di lapangan, mulai dari penjaringan atlet, pola pembinaan, hingga dukungan anggaran.

“Semua harus berkolaborasi. Baik dari sisi pendidikan atlet, sistem penjaringan, sampai dukungan anggaran. Harapannya, hasilnya bisa lebih dari yang kita targetkan,” terangnya.

Yusman juga menaruh optimisme besar terhadap raihan medali emas ke depan. Ia menyebut, minimal Jawa Timur mampu mengamankan enam medali emas pada event besar mendatang.

“Minimal enam emas. Insya Allah bisa,” pungkasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts