Refleksi Akhlak Nabi di Panggung Pendidikan: Maulid Jadi Momen Bersejarah, Kepsek: Keteladanan Nabi Muhammad Harus Jadi Cermin Generasi SMAN 13 Bone

Refleksi Akhlak Nabi Di Panggung Pendidikan: Maulid Jadi Momen Bersejarah, Kepsek: Keteladanan Nabi Muhammad Harus Jadi Cermin Generasi Sman 13 Bone

BONE – UPT SMAN 13 Bone menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 11 September 2025, dengan penuh khidmat dan semarak. Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Membangun Generasi yang Berkarakter dan Beretika”, kegiatan ini menjadi momen istimewa, tidak hanya bagi siswa dan guru, tetapi juga bagi Kepala UPT SMAN 13 Bone, Drs. Hamzah, MM.

Peringatan Maulid kali ini terasa berbeda. Selain dihadiri Kasi Pembinaan SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone, Dr. H. Shabiel Zakaria, M.Pd, turut hadir Ketua Komite Sekolah Andi Amri, S.Sos, serta sejumlah purna bakti. Para tamu dan siswa disuguhkan penampilan seni berupa nyanyian religi yang syahdu, sementara suasana aula semakin meriah dengan hiasan male yang dipercantik oleh rangkaian bunga dan telur warna-warni.

Dalam sambutannya, Drs. Hamzah menyampaikan bahwa momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini memiliki arti mendalam baginya. Setelah 32 tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), ia akan segera memasuki masa purna bakti.

“Alhamdulillah, guru, siswa, dan komite sekolah mampu bersinergi melaksanakan Maulid Nabi dengan penuh semarak. Bagi saya, ini adalah momentum terakhir sebagai ASN, sehingga terasa sangat istimewa,” ujarnya.

Baca Juga :  Satpol-PP Akan Sterilkan Lahan Eks Lokalisasi Girun

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya memetik hikmah dari peringatan Maulid untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Nabi adalah idola dan panutan kita. Karakter, kedisiplinan, serta sikap bekerja keras beliau harus menjadi pedoman kita. Sejak kecil Nabi sudah pekerja keras sebagai penggembala, dan ketika diangkat sebagai Rasul beliau terus berjuang menyebarkan Islam. Guru dan siswa juga harus meneladani semangat itu,” tambahnya.

Peringatan Maulid di SMAN 13 Bone tahun ini bukan hanya sebuah seremonial, melainkan juga sarana refleksi untuk memperkuat nilai-nilai akhlak mulia dalam diri peserta didik. Bagi Drs. Hamzah, kegiatan ini akan selalu dikenang sebagai penutup pengabdiannya dalam dunia pendidikan dengan penuh kesan.

Sementara itu, Kasi Pembinaan SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone, Dr. H. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd, menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai bekal utama bagi peserta didik.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membiasakan siswa menjalani nilai-nilai kehidupan. Ia menekankan konsep “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yakni: Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat.

Baca Juga :  Capaian Memukau, Lima Siswa SMAN 13 Bone Buktikan Keunggulan di Olimpiade Bahasa Inggris

“Jangan sampai siswa menjadi apatis. Kita juga harus bijak dalam bermedia sosial. Karakter yang baik harus menjadi pondasi utama anak bangsa,” tegas Shabiel Zakaria.

Pesan serupa juga disampaikan Ustadz Awaluddin Syah yang membawakan hikmah maulid. Ia menegaskan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Bangsa Indonesia saat ini, kata dia, lebih membutuhkan sosok yang memiliki karakter baik, sebagaimana teladan Rasulullah SAW.

“Rasulullah itu didzalimi, tapi dibalas dengan doa. Kesabarannya tiada batas. Beliau adalah orang yang paling sabar,” ungkapnya.

Melalui peringatan Maulid Nabi, panitia berharap siswa dapat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, menjadi generasi berkarakter, beretika, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts