Kefamenanu,- Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Bakti Sosial dengan membersihkan halaman Gereja Santo Yohanes Pemandi Naesleu, Sabtu (16/8).
Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga langkah nyata untuk mempererat hubungan sosial antara Rutan, warga binaan, dan masyarakat.
Menurut Kepala Rutan, Muhamad Nurseha, pelaksanaan kegiatan bakti sosial di gereja ini sangat penting karena Gereja Naesleu selama ini telah banyak membantu pelayanan ibadah rohani di lingkungan Rutan. Ia berharap kegiatan ini bisa memberi pengalaman nyata bahwa warga binaan juga memiliki peran positif dalam masyarakat.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, “Harapannya disamping kita memperingati HUT ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia, kita juga ingin nilai kemasyarakatan warga binaan dirasakan juga oleh masyarakat di mana warga binaan punya peran di masyarakat,”ujarnya.
Partisipasi dalam kegiatan ini tidak hanya melibatkan petugas Rutan, tetapi juga organisasi PIPAS (Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan) dan narapidana dalam status asimilasi. Upaya gotong royong ini memperlihatkan semangat inklusif dalam merayakan hari kebangsaan.
Tak hanya bakti sosial, Rutan Kefamenanu telah merencanakan rangkaian kegiatan lain untuk menyemarakkan momentum kemerdekaan.
Pada tanggal 19 Agustus, mereka akan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Rutan juga menjadwalkan sunatan massal (khitanan) yang akan digelar bersama Dinas Kesehatan, khusus ditujukan bagi warga binaan dan masyarakat sekitar.
Menurut Nurseha, rangkaian kegiatan ini dirancang bukan hanya untuk memberi manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga untuk mempertegas nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di momen bersejarah bagi bangsa.






