
Kobalima, zonanusantara.com– Prajut TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Negara RI-RDTL,Yonif 132/BS meresmikan sebuah rumah ibadah (mushola) bagi umat Muslim di wilayah itu.
Mushola yang diberi nama Al’Fatih terletak di Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Letkol Inf Wisyudha Utama mengatakan mushola yang diresmikan dibangun atas kepedulian Satgas Yonif 132/BS terhadap toleransi umat beragama.
“Tujuannya agar mempermudah anggota Satgas, Kipur III dan umat muslim yang tinggal di sekitar Kecamatan Kobalima Timur untuk beribadah dan sholat Jumat,” kata
Wisyudha Utama belum lama ini.
Di daerah Kobalima – Nusa Tenggara Timur, berbatasan langsung dengan Timor Leste. Sejak referendum 1999, banyak warga Timor Timur, menetep di wilayah tersebut. Di daerah ini mayoritas Nasrani. Kendati demikian sebagian warga ada yang Muslim, termasuk Prajut TNI yang ditugaskan di daerah perbatasan.
Sebelum dibangun mushola, umat Muslim harus menempuh perjalanan sejauh 25 kilometer, ke kota Betun, Kabupaten Malaka, untuk menunaikan ibadah sholat Jumat.
Menurut Wisyudha, Prajurit TNI di daerah perbatasan juga memperhatikan rumah ibadah umat Nasrani, seperti memperbaiki tempat-tempat ibadah seperti Gereja, Kapela termasuk Goa Maria.
“Kami tidak saja membangun tempat ibadah umat Islam saja, tetapi juga merehap tempat-tempat ibadah seperti Gereja, Kapela dan Goa Maria yang berada diwilayah penugasan perbatasan RI-RDTL Yonif 132/BS Sektor Barat.” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Administrator Pos lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin Reynold Uran mengatakan, Musholla yang diresmikan Yonif 132/BS merupakan hadiah terindah bagi mereka yang bertugas di wilayah itu, terutama yang beragama Islam.
“Ini adalah hadiah terindah untuk mereka yang beragama Islam sehingga tidak jauh-jauh lagi melaksanakan ibadat Solat,”jelas Reynold.
Lius Salu






