Bupati TTU Lepas 20 Jemaah Haji Tahun 1445 H/2024

Bupati Ttu Lepas 20 Jemaah Haji Tahun 1445 H/2024

KEFAMENANU,- Bupati Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Drs. Juandi David melepas 20 jemaah haji Tahun 1445 H/2024 di Aula Lantai II Kantor Bupati TTU, Rabu (29/5).

Turut hadir, Ketua DPRD TTU, Hendrik Frederik Bana, Ketua PC NU Kabupaten TTU, KH. M. Ismail Jazuli, Ketua MUI TTU, H. Mohammad Ali Kossah, Ketua PDM Kabupaten TTU, H. Ridwan Sulaiman, Kepala Kantor Kementerian Agama Agama TTU, Marianus Keo dan sejumlah pimpinan OPD.

Jemaah haji Kabupaten TTU Tahun 1445 H/2024 berjumlah 20 orang. Rinciannya 12 orang perempuan dan 8 orang laki-laki.

Pelepasan jemaah haji oleh Bupati TTU sebagai bentuk pemerintah daerah kepada umat muslim yang ada di Kabupaten TTU.

“Kita bersyukur kepada Tuhan karena pada tahun ini jumlah jemaah haji dari Kabupaten TTU berjumlah 20 orang yang merupakan jumlah terbanyak sepanjang sejarah pelepasan jemaah haji,” kata Bupati Juandi.

Baca Juga :  Dari Pantai Wini Humusu, Bupati TTU Ajak CPNS Tinggalkan Zona Nyaman

Pasangan Wakil Bupati Drs Eusabius Binsasi ini berpesan agar jemaah haji yang berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji dengan baik, aman, lancar, sukses dan kembali ke TTU sebagai haji dan hajah mabrur yang dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan iman umat Islam di Kabupaten TTU.

“Saya berharap kemabruran haji yang diperoleh nanti dapat menjadi contoh dan teladan bagi sesama umat muslim yang karena berbagai alasan belum, bahkan tidak melaksanakan ibadah haji,”harapnya.

Bupati pada kesempatan itu meminta para jemaah haji tidak lupa mendoakan daerah dan masyarakat Kabupaten TTU agar senantiasa hidup rukun dan damai. Kekayaan khazanah rohani yang diperoleh di tanah suci hendaknya tetap dipelihara dan dipancarkan kepada sesama umat muslim yang ada di Kabupaten TTU.

Baca Juga :  Deklarasi Pemilu Damai, Rohzali: Tanggung Jawab Bersama Ciptakan Pemilu Berintegritas dan Demokratis

Tak hanya itu, Bupati Juandi juga berpesan para jemaah haji yang akan berbaur dengan sesama jemaah calon haji dari berbagai negara dengan latar belakang berbeda, agar membawa diri secara bijak menjauhkan sikap egois dan merasa benar sendiri dan menunjukkan sosok jemaah haji Indonesia yang santun dan berakhlakul karimah harus ditampilkan. Selain itu juga menghormati aturan, ketentuan, serta budaya yang berlaku di negara tersebut.

” Saya mengharapkan para jemaah haji menjauhi tindakan-tindakan yang tidak terpuji dan tidak melakukan kegiatan yang dilarang pemerintah Arab Saudi. Jaga sikap bapak ibu demi mewujudkan tujuan mulia tersebut,” pungkasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts