BONE–Setelah mendaftarkan diri di PDIP, Nasdem, dan Partai Demokrat, Andi Passha Riandi kini terus melanjutkan upayanya untuk mendapatkan dukungan dari partai lain. Dalam waktu dekat, ia berencana menjajaki Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan partai lainnya untuk diusung sebagai calon Bupati Bone periode 2024-2029.
Didampingi oleh juru bicaranya, Junaid, ia menjelaskan motivasinya untuk maju dalam Pilkada Bone. “Untuk menjawab pertanyaan masyarakat siapa itu Andi Passha Riandi, dia adalah putra daerah Kabupaten Bone, cucu dari Andi Parenrengi yang telah mengabdikan diri sebagai anggota DPRD selama 27 tahun silam,” ungkap Junaid.
Kehadiran Andi Passha Riandi di Kabupaten Bone bukan tanpa alasan. Ia ingin mengabdikan diri di usia mudanya dengan membawa perubahan positif melalui pendekatan kewirausahaan. Dengan latar belakang bisnis yang kuat, Andi Passha Riandi diyakini mampu membawa Bone menuju arah yang lebih baik. “Bisnis yang dimilikinya kini menjadi sponsor Bali United. Jika dia terpilih, tentu nasib Persibone juga bisa menjadi lebih baik,” tambah Junaid.
Andi Passha Riandi memiliki pengalaman luas di dunia perusahaan. Bisnisnya yang sukses menjadi bukti kemampuannya dalam mengelola dan memimpin. Ia optimis dapat menerapkan prinsip-prinsip kewirausahaan yang telah mengantarkannya meraih sukses di dunia bisnis untuk memajukan Kabupaten Bone.
Sebagai seorang petarung yang tangguh, Andi Passha Riandi percaya bahwa semangat juangnya akan membawa kemenangan. “Andi Passha Riandi ini adalah petarung yang baik dan petarung yang akan menang,” ujar Junaid dengan penuh keyakinan.
Dengan langkah-langkah strategis yang terus diambilnya, Andi Passha Riandi menunjukkan komitmennya untuk mengabdikan diri dan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Bone. Dukungan dari berbagai partai politik akan semakin menguatkan posisinya dalam upaya meraih kursi Bupati Bone periode 2024-2029.
Andi Passha Riandi, pengusaha muda kelahiran 2 Desember 1991, mengungkapkan bahwa selama ini ia lebih banyak menghabiskan waktu di Jakarta dan Kalimantan Timur untuk mengembangkan usahanya. Di bidang properti, Andi telah mengembangkan sejumlah proyek di Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain itu, ia juga terlibat dalam bisnis tambang batu bara, membantu usaha mertuanya di Kalimantan.
“Saya telah bergelut dalam dunia perusahaan pertambangan sejak tahun 2015,” ujar Andi Passha Riandi. “Di Kalimantan, kami mengelola beberapa lokasi baik di Balikpapan maupun di Ibu Kota Nusantara.,”
Sebagai pemilik rumah makan Bukaka Duck, Andi Passha Riandi tidak hanya fokus pada bisnisnya, tetapi juga memiliki motivasi kuat untuk terjun ke dunia politik. Ia telah mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Bone melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia mengaku, dorongan dari keluarga dan pandangan terhadap potensi Kabupaten Bone yang belum terkelola dengan baik menjadi alasan utamanya.
“Saya melihat banyak potensi di Bone yang seharusnya bisa dimaksimalkan, namun belum terkelola dengan baik. Pembenahan di Kabupaten Bone juga masih kurang,” jelasnya.
Untuk mewujudkan cita-citanya, Andi tidak hanya mendaftar di sejumlah partai politik, tetapi juga aktif melobi pimpinan partai di Jakarta. “Saya sudah bertemu Riza Patria, Ketua Umum Gerindra DKI Jakarta, dengan harapan bisa mengendarai Partai Gerindra di Pilkada Bone ke depan,” ungkapnya.
Langkah Andi Passha Riandi untuk maju dalam Pilkada Bone bukan tanpa tantangan. Namun, dengan dukungan keluarga dan jaringan bisnis yang kuat, ia optimis dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bone. Melalui pengalaman bisnisnya, Andi berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan dan pembenahan di Bone.
Perjalanan Andi dari dunia bisnis ke panggung politik menjadi bukti bahwa dedikasi dan kerja keras dapat membuka peluang baru untuk berkontribusi lebih luas bagi masyarakat. Keberhasilannya dalam mengelola bisnis di Jakarta dan Kalimantan menjadi modal kuat untuk membawa Kabupaten Bone menuju masa depan yang lebih baik. (*)





