Dalih Pengawas PLN, Pelaku Pungli Berseragam Damkar Kota Malang Pungut Rp300

Dalih Pengawas Pln, Pelaku Pungli Berseragam Damkar Kota Malang Pungut Rp300

Kota Malang, ZonaNusantara – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang turun tangan merespons kabar adanya tarikan biaya sebesar Rp300.000 dalam penanganan darurat pemadaman kebakaran di Jalan Gajayana Gang 6, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru.

Isu tersebut sempat mencuat dan mencoreng institusi Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat yang berstatus sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Satpol PP.

Kepala Satpol PP Kota Malang, Prayitno, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat untuk menyelidiki persoalan ini bersama kepala UPT Damkar.

Ia memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas serta memerintahkan pengembalian dana jika terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oleh personelnya.

“Perkara ini langsung saya tangani sekarang dengan kepala UPT-nya, oknum tersebut akan saya perintahkan mengembalikan, dan akan saya sanksi,” tegas Prayitno.

Baca Juga :  Hari Pertama Masuk Kerja Bupati Sanusi Sidak Sejumlah Kantor OPD

Di sisi lain, petugas Damkar yang kala itu turun ke lokasi dengan mengenakan seragam resmi mendatangi warga Jalan Gajayana Gang 6 untuk memberikan klarifikasi.

Ia mengaku tidak menerima sepeser pun uang dari warga usai merampungkan tugas pemadaman api.

Petugas tersebut justru menyebut bahwa pungutan uang itu dilakukan oleh seseorang yang disebut sebagai petugas PLN bernama Wawan.

Menanggapi klaim tersebut, penelusuran langsung dilakukan kepada pihak PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang.

Berdasarkan informasi dari internal PLN UP3 Malang, dipastikan tidak ada pegawai atau petugas di wilayah Kelurahan Dinoyo yang bernama Wawan, sementara koordinator wilayah tersebut bernama Dimas.

“Apa hubungannya kebakaran sama PLN, memang ada kabel yang terkelupas, kok aneh ya, tapi untuk koordinator di Dinoyo itu namanya Dimas, untuk lebih detail masih kami telusuri,” tegas sumber internal PLN UP3 Malang.

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI Kabupaten Malang Naik Status ke Penyidikan

Mendengar informasi tersebut, warga setempat memberikan penjelasan lanjutan untuk mempertegas identitas pelaku, bahwa orang yang meminta uang tersebut mengenakan atribut yang menyerupai seragam Damkar, namun justru mengaku sebagai pengawas dari PLN.

“Orangnya kemarin pakai seragam mirip Damkar, dan mengaku sebagai pengawas dari PLN,” pungkas warga.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts