BONE–Dalam upaya mendorong inovasi dan kreativitas di bidang pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menggelar Disdik Award 2023, sebuah anugerah yang menyentuh kegiatan pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah. Kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone bertempat di Novena Hotel Senin, 11 Desember 2023.

Ketua Panitia Pelaksana, Ike Adriati, SPd, MPd, yang juga menjabat sebagai Kasi Kesiswaan Bidang SMP, menjelaskan bahwa Disdik Award memberikan ruang bagi guru dan kepala sekolah untuk berinovasi dan berkarya dalam berbagai aspek pendidikan. Salah satu sorotan utama adalah Lomba Inovasi Sekolah, yang mempertegas upaya satuan pendidikan dalam mendorong kreativitas, penemuan, dan ide-ide baru.
Dalam kegiatan ini, beberapa lomba menarik digelar, antara lain Lomba Projek Penguaran Profil Pancasila (P5), yang bertujuan untuk menguatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar. Pemilihan 9 Jenis Kegiatan Sekolah Kategori Khusus juga dilaksanakan, dengan pemenang kategori terbaik, seperti Komunitas Belajar Terbaik yang memiliki program Kurikulum Merdeka.
Kampanye Sekolah Sehat (KSS) Terbaik menjadi fokus identifikasi dan berbagi praktik terkait pelaksanaan program sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, dan kebersihan lingkungan sekolah. Pemilihan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Anak Terbaik menyoroti kegiatan pencegahan perundungan, termasuk sosialisasi anti-bullying dan pelibatan siswa dalam kegiatan anti-bullying.
Akses PMM Terbaik mengevaluasi aspek frekuensi menonton video pelatihan mandiri, jumlah hari belajar di PMM, akses halaman referensi, partisipasi dalam webinar, dan berbagai parameter lainnya yang mencerminkan penggunaan sumber belajar secara efektif.
Selanjutnya, pembinaan kegiatan ekstrakurikuler dan digitalisasi sekolah menjadi fokus penilaian terhadap program-program inovatif yang dapat meningkatkan pengalaman belajar siswa.
Pengelolaan Dana BOSP dan Pengelolaan DAK Fisik juga mendapat sorotan, dengan penilaian dari proses perencanaan, penatausahaan, hingga pelaporan. Rapor Pendidikan (Dashboard) mencakup capaian hasil rapor pendidikan pada komponen literasi, numerasi, iklim keamanan sekolah, iklim inklusivitas, iklim kebhinekaan, dan kualitas pembelajaran.
Dengan semaraknya Disdik Award 2023, diharapkan dapat memotivasi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk terus berinovasi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bone.
Kadis Pendidikan Kabupaten Bone Drs. A. Fajaruddin, MM mengatakan Anugerah Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah 2023 Disdik Award bertujuan untuk mendorong inovasi dan kreativitas dalam upaya peningkatan kualitas mutu pendidikan di sekolah-sekolah. Drs. A. Fajaruddin, MM, menyatakan harapannya bahwa penghargaan ini akan menjadi dorongan positif bagi para pendidik dan pemimpin sekolah di wilayah tersebut.
“Anugerah ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi guru-guru dan kepala sekolah untuk terus berkarya dan berinovasi dalam memberikan pendidikan berkualitas. Peningkatan mutu pendidikan merupakan tugas bersama, dan semoga penghargaan ini dapat memicu semangat untuk terus meningkatkan standar pendidikan di Kabupaten Bone,” ujar Drs. A. Fajaruddin, MM.
Beliau juga menegaskan pentingnya peran guru dan kepala sekolah sebagai pilar utama dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi. Melalui upaya pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah, diharapkan dapat diciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif.
Sekedar diketahui bahwa dalam ajang tersebut, untuk jenjang SMP dalam kategori Lomba Inovasi Sekolah Juara I berhasil diraih oleh SMPN Satap 3 Barebbo, Menyusul Juara II SMPN 3 Lamuru dan Juara III SMPN 3 Kahu. Kategori Lomba Projek P5 Juara I diraih oleh SMPN 1 Watampone, Menyusul Juara II SMPN 2 Watampone dan Juara III SMPN 2 Tellu Siattinge.
Lomba Sekolah Kategori Khusus yaitu Komunitas Belajar Terbaik berhasil diraih oleh SMPN 3 Kahu, Menyusul Juara II SMPN 6 Watampone dan Juara III SMPN 1 Awangpone.
Kampanye Sekolah Sehat Terbaik I diraih oleh SMPN 2 Salomekko, menyusul Juara II diraih SMPN 2 Barebbo, dan Juara III diraih oleh SMPN 7 Watampone.
Penanganan Pencegahan Kekerasan Anak Terbaik I diraih oleh SMPN 3 Tellu Siattinge, Juara II SMPN 1 Kahu dan Juara III SMPN 1 Tellu Siattinge.
Akses Flatform Merdeka Mengajar Terbaik I diraih oleh SMPN 3 Tellu Siattinge, Juara II SMPN 2 Salomekko dan Juara III SMPN 1 Mare.
Rapor Pendidikan Terbaik I diraih oleh SMPN 2 Watampone, Juara II SMPN 1 Kahu dan Juara III SMPN 2 Salomekko.
Pengelolaan kegiatan Eskul Terbaik I diraih oleh SMPN 1 Watampone, Juara II SMPN 1 Tellu Siattinge dan Juara III SMPN 4 Mare.
Program Digitalisasi Sekolah Terbaik I diraih oleh SMPN Islam Athirah, Juara II SMPN 3 Kahu dan Juara III SMPN 3 Lamuru.
Sementara untuk jenjang SD dalam kategori Lomba Inovasi Sekolah dijuarai oleh SDI 3/77 Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur, Menyusul Juara II SDI 5/81 Awalogading, Juara III SDI 12/79 Macanang, Harapan I SDN 14 Biru, Harapan II SDU 10/73 Ulaweng Cinnong dan Harapan III SDN 225 Pattiro Sompe.
Kategori Lomba Flatform Merdeka Mengajar Juara I diraih oleh Kartini, SPd guru SDN 198 Cinennung Kec. Cina, Juara II diraih oleh Andi Wanda Triana Amalia, SPd guru SDN 198 Cinennung Kec. Cina, dan Juara III Nurwina, SPd guru SDN 239 Tellongeng Kec. Mare.
Kategori Lomba Video Pembelajaran Juara I diraih oleh Muspida, SPd guru SDI 3/77 Bajoe 1, Juara II Surianto, SPd guru SDN 196 Mattampae, Juara III Dwi Mentari Putri, SPd Kepala SDIT Asshiddiq.
Kategori Lomba Projek P5 Juara I diraih oleh Sinar Samsu, SPd, MPd Kepala UPT SD Inpres 10/73 Watangpalakka, Juara II diraih oleh Hj. Mirawati Kepala SDI 6/75 Letta Tanah, Juara III diraih oleh Ahmad Aswar, SPd Kepala SDN 17 Bajoe. (*)






