Desak Pemkot, Warga Minta Pasar Liar di Alun-Alun Batu Segera Ditertibkan

Desak Pemkot, Warga Minta Pasar Liar Di Alun-Alun Batu Segera Ditertibkan

Zonanusantara.com, Kota Batu – Warga Kota Batu angkat suara menolak keberadaan pasar liar di kawasan Alun-Alun Kota Batu. Mereka menilai pasar tersebut merusak fungsi ruang publik dan mencederai citra kota wisata.

Sumiantoro, warga Kota Batu, mengatakan penolakan ini muncul buntut dari relokasi Pasar Batu dan Pasar Sayur dari area GOR Ganesa ke Ganjaran, Temas. Alih-alih bersih, lapak-lapak justru masih berdiri di depan GG dan sekitar alun-alun.

“Konsep awal alun-alun adalah ruang terbuka hijau. Kehadiran pasar di sini jelas mencederai fungsi itu,” tegas Sumiantoro pada Selasa, 19 Mei 2026.

Yang membuat warga makin geram, beredar dugaan adanya praktik jual beli lapak di area alun-alun pasca relokasi. Warga menduga ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk memperjualbelikan tempat dagang, sehingga pasar liar sulit dibersihkan.

Baca Juga :  IAI Bone Wujudkan Apoteker Tangguh dan Beretika Melalui Pelatihan Kepemimpinan

“Kalau benar ada jual beli lapak di ruang publik, ini masalah serius. Alun-alun bukan pasar, apalagi menjadi ajang transaksi di bawah tangan,” kata Sumiantoro.

Warga menuntut area depan GOR Ganesa dan sekitar alun-alun segera dibersihkan dan diaudit. Mereka meminta Pemkot Batu menelusuri dugaan tersebut dan menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran. Warga juga mendesak Aparat Penegak Hukum untuk mengusut tuntas dugaan praktik jual beli lapak agar ada kepastian hukum dan efek jera.

“Jangan dibiarkan jadi pasar lagi. Alun-alun harus dikembalikan ke fungsinya sebagai ruang terbuka hijau dan ruang publik, bukan tempat dagang apalagi komoditas jual beli lapak,” ujarnya.

Warga khawatir, jika tuntutan ini diabaikan, Alun-Alun Kota Batu akan berubah menjadi pasar kumuh permanen di jantung kota wisata. Lebih dari itu, kepercayaan publik terhadap penataan kota bisa runtuh.

Baca Juga :  Penghargaan Satya Lencana Karya Satya Untuk 27 ASN Kementerian Agama Kabupaten Bone, Bentuk Pengakuan atas Dedikasi Luar Biasa

“Konsep pasar di depan GG dan sekitar alun-alun memang tidak pernah ada sejak awal,” tutupnya. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts