
KEFAMENANU,- Kapolres Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, AKBP. Mohammad Mukhson menegaskan telah mengirim surat telegram kepada Polsek Jajaran untuk menjadi Inspektur upacara di sekolah baik SMP maupun SMA guna mencegah aksi kekerasan antar pelajar. sebagai wujud langkah preventif dari pihak kepolisian demi kelancaran kamtibmas.
“Saya perintahkan para pejabat utama Mapolres, Polres Jajaran, Kapolsek Jajaran beserta Bhabinkamtibmas serentak nanti hari senen tanggal 3 Oktober bertindak sebagai inspektur upacara di sekolah-sekolah,”ungkap Kapolres Mukhson, Kamis (29/9/2022).
Mohammad Mukhson menambahkan, Polsek jajaran akan menjadi inspektur upacara di sekolah mulai dari SMP sampai SMA/SMK sebagai wujud langkah preventif Kepolisian demi kelancaran Kamtibmas.
“Kita akan memberikan pemahaman kepada adek-adek (pelajar) supaya menjadi manusia-manusia yang tidak suka kekerasan,”ujarnya.
Kapolres Mukhson juga memerintahkan Kasat Binmas Polres TTU untuk berkoordinasi dengan Dinas PKO Kabupaten TTU agar sekolah-sekolah bisa melaksanakan kegiatan ekstrakulikuler bagi pelajar SMP dan SMA pada sore hari.
“Bukan masanya lagi sekarang untuk berkelahi. Mereka harus berwawasan luas. Jangan sampe nanti akibat berkelahi mereka mengalami cacat dan luka sehingga Kabupaten TTU terkenal dengan kekerasan,”pungkas sosok nomor I di Mapolres TTU itu.
Sebelumnya, aparat Polres TTU mengamankan sejumlah oknum pelajar SMA yang terlibat aksi tawuran di Kefamenanu, Selasa 27 September 2022 lalu.






