Membangun Talenta Aparat Desa, Pelatihan MC Dinas PMD Bone Jadi Langkah Awal Temukan Pembawa Acara Berbakat

Membangun Talenta Aparat Desa, Pelatihan Mc Dinas Pmd Bone Jadi Langkah Awal Temukan Pembawa Acara Berbakat

BONE–Pemerintah Kabupaten Bone, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bone, menggelar Pelatihan Master of Ceremony (MC) bagi Aparat Desa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 19 Desember 2023, sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan aparatur desa dalam menjadi pembawa acara yang profesional.

Kabid Bina Pemberdayaan Sosial Budaya DPMD Bone, Wahida Wahab, ST, menyampaikan bahwa pelatihan MC tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bone. “Kami ingin memastikan bahwa para aparat desa memiliki keterampilan yang memadai dalam berkomunikasi, terutama dalam peran sebagai Master of Ceremony,” ujar Wahida Wahab.

Pelatihan MC ini tidak hanya berfokus di satu lokasi, melainkan dipusatkan di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Tellu Siattinge, Barebbo, Amali, Kahu, Salomekko, dan Palakka. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada sebanyak mungkin aparat desa di Kabupaten Bone untuk mengikuti pelatihan tersebut.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para aparat desa dapat lebih percaya diri dan mampu menyelenggarakan acara dengan baik. Seiring dengan perkembangan zaman, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu aspek penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparat desa,” tambah Wahida Wahab.

Pelatihan MC ini mencakup berbagai aspek, mulai dari teknik berbicara, manajemen waktu, hingga keahlian menyusun naskah acara. Materi-materi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan yang lebih mendalam kepada para peserta, sehingga mereka dapat tampil sebagai MC yang profesional dan dapat menghidupkan suasana acara dengan baik.

Selain memberikan bekal keterampilan kepada aparat desa, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antarwarga desa, menciptakan suasana kebersamaan, dan membangun semangat gotong-royong dalam masyarakat.

Pelatihan MC ini merupakan salah satu inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Bone dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Diharapkan, dengan adanya kegiatan semacam ini, potensi dan kreativitas masyarakat desa dapat lebih optimal dan berdampak positif pada pembangunan di tingkat lokal.

Sekretaris Dinas PMD Bone, Drs Awaluddin MSi, yang membuka acara itu menyampaikan komitmen untuk mengembangkan potensi di tingkat desa melalui pelatihan Master of Ceremony (MC) bagi aparat desa. Pelatihan ini diinisiasi sebagai langkah nyata setelah mendapat usulan dari masyarakat desa selama kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Baca Juga :  Siswa - siswi Sekolah SPI Rayakan HUT Kemerdekaan RI ke-77

Awaluddin menjelaskan bahwa pelatihan MC di tingkat desa tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berfokus pada pengembangan aspek mental dan kepercayaan diri. “Kami menganggap penting bagi aparat desa untuk memiliki keterampilan MC yang tidak hanya memahami teknisnya, tetapi juga mampu tampil dengan percaya diri di hadapan masyarakat,” kata Awaluddin.

Pelatihan ini diadakan sebagai respons terhadap usulan teman-teman di tingkat desa yang diungkapkan selama kegiatan Musrenbang. Menurut Awaluddin, pelatihan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di tingkat desa.

“Kami berusaha memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat desa. Salah satu hal yang mereka anggap penting adalah kemampuan berbicara di depan umum, terutama dalam acara-acara resmi di tingkat desa,” tambah Awaluddin.

Pelatihan MC di tingkat desa ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis para aparat desa, tetapi juga mendorong peningkatan kepercayaan diri mereka. “Ketika seorang MC bisa tampil percaya diri, itu akan memberikan dampak positif dalam menyampaikan informasi dan memimpin acara di tingkat desa,” ujar Awaluddin.

Selain itu, pemerintah daerah juga berharap bahwa melalui pelatihan ini, akan muncul lebih banyak bakat lokal di bidang MC. “Kami ingin menciptakan lingkungan yang mendukung berkembangnya bakat-bakat lokal di tingkat desa. Pelatihan ini bisa menjadi langkah awal untuk menemukan dan mengasah bakat MC di kalangan aparat desa,” tutup Awaluddin.

Dengan adanya pelatihan MC ini, diharapkan para aparat desa dapat memberikan kontribusi lebih maksimal dalam memimpin acara-acara di desa, sekaligus menjadi sosok yang mampu menginspirasi masyarakat setempat. Pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah peduli dan berkomitmen untuk memberdayakan potensi di tingkat desa demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bone, H. Barham Bahtiar, ST, memberikan materi yang sangat inspiratif terkait keterampilan membawa acara. Dalam acara tersebut, beliau menjadi narasumber utama yang membawakan materi tentang kunci sukses menjadi seorang pembawa acara yang terampil.

Baca Juga :  KPK Tegur Pemkab Malang Soal Anggaran Makan Minum yang Tidak Rasional

Dalam paparannya, H. Barham Bahtiar, ST, menggarisbawahi bahwa menjadi MC atau penyanyi bukanlah hal yang sederhana. Selain memiliki suara yang bagus, penting juga bagi seseorang untuk memiliki persiapan yang matang. “Cantik itu bukan hanya tentang penampilan fisik, tapi juga melibatkan persiapan yang matang untuk tampil di depan publik,” kata beliau.

Menurutnya, ada perbedaan antara berada di dapur dan menjadi MC. Sebagai seorang pembawa acara, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti cara berpakaian, sikap, pandangan kepada hadirin, postur tubuh, cara memegang mikrofon, hingga cara mengakhiri acara dengan baik.

Selain itu, H. Barham Bahtiar, ST, juga menekankan pentingnya keterampilan berbahasa. “Pelafalan dan diksi yang baik merupakan bagian penting dari keterampilan berbahasa. Namun, tidak hanya itu, kita juga harus memperhatikan intonasi, tekanan kata, nada, tempo, dan jeda saat berbicara,” ungkapnya.

Tak hanya fokus pada aspek verbal, beliau juga mengungkap tugas-tugas seorang pembawa acara. Mulai dari menyusun acara, mengecek persiapan, membawakan acara dengan lancar, mengendalikan waktu, hingga memuaskan para hadirin. “Seorang MC tidak hanya sekadar membacakan naskah, tapi harus mampu menghibur dan memastikan bahwa acara berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Materi yang disampaikan oleh H. Barham Bahtiar, ST, diharapkan dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi mereka yang tertarik untuk menjadi seorang pembawa acara yang handal.

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bone, diharapkan para peserta dapat lebih siap dan percaya diri ketika berada di panggung sebagai seorang pembawa acara. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts