Pilkada Malang, Hasil Real Count SanDi Unggul 530.744 Suara

Pilkada Malang, Hasil Real Count Sandi Unggul 530.744 Suara
Suasana konfrensi pers yang dilakukan oleh Milenial utas. (Toski D) 
Pilkada Malang, Hasil Real Count Sandi Unggul 530.744 Suara
Suasana Konfrensi Pers Yang Dilakukan Oleh Milenial Utas. (Toski D)

MALANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada Malang, Jawa Timur telah usai. Dari hasil perhitungan sementara,  pasangan Sanusi – Didik Gatot Soebroto (SanDi) masih tetap unggul.

Kemenangan pasangan calon petahana ini diungkapkan Milenial Utas.  Hasil real count, menyebutkan SanDi unggul dengan perolehan suara 530.744 suara atau 45.58 persen.

Ketua Milenial Utas, Zulham A Mubarrok mengatakan, dari hasil real count yang dilakukan olrelawan Milenial Utas yang bergerak untuk mengumpulkan data, Paslon SanDi, memperoleh 530.744 suara atau 45.58 persen. Sementara Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) 490.562 suara atau 42,1 persen, dan Heri Cahyono-Gunadi Handoko meraih 12,29 persen atau 143.058 suara.

“Hasil real count itu berdasarkan hasil rekapitulasi di hampir seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan kami siap mempertanggungjawabkan data itu,”ungkap Zulham, dalam konfrensi pers di Kepanjen, Jumat (11/12).

Baca Juga :  PKB Menerima Hasil Pilkada Malang

dijelaskan hasil tersebut berdasarkan data
perhitungan secara digital dan manual yang melalui gambar C1 Pleno, kemudian form C1.

Menurut Zulham, tujuan Milenial Utas mempublikasikan hasil real count ini semata-mata agar tidak terjadi disinformasi di masyarakat, agar terjaga kondusifitas di Kabupaten Malang.

“Pilkada sudah selesai. Saatnya paslon 1, 2, dan 3 bersatu untuk Kabupaten Malang, untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya

Untuk itu, tambah Zulham, Milenial Utas tetap menghormati rekapitulasi perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum.

“Kami sangat menghormati rekapitulasi di KPU. Kami juga menunggu hasil akhir. Ini hanya buat acuan masyarakat, agar informasi tidak simpang siur. Karena kami sebagai pemuda, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondusifitas agar tidak terjadi provokasi terutama dari media sosial,” tukasnya.

Baca Juga :  Jelang Pencoblosan, di Kabupaten Malang Salah satu Paslon Diduga Bagi-bagi Sembako
Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts