Kota Malang, ZonaNusantara – Fakultas Ilmu Kesehatan dan Farmasi (FIKSFAR) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) secara resmi menyambut 541 mahasiswa baru dari berbagai penjuru tanah air dalam rangkaian Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Kampus II UMM ini dihadiri langsung oleh Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., Rabu (9/9/2026).
Dalam sambutannya, Prof. Nazaruddin menegaskan bahwa UMM saat ini tengah bertransformasi dari sekadar knowledge provider yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan menuju problem solving institution atau Excellence Solution Center.
“Lembaga pendidikan tinggi ini didorong untuk tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga aktif menghadirkan aksi nyata dan solusi bagi kehidupan umat manusia serta masyarakat luas,” ujar Prof. Nazaruddin.
Sebagai panduan menjalani kehidupan akademik, Prof. Nazaruddin memperkenalkan falsafah ‘5 S’ bagi para mahasiswa baru.
Kelima poin tersebut meliputi: selamat bergabung dan menikmati UMM, selamat belajar, selamat bercita-cita setinggi-tingginya, selamat berdoa, salat, dan bekerja keras, serta selamat berinteraksi dan meraih prestasi.
“Saya berpesan agar mahasiswa aktif membangun relasi sosial yang sehat serta menyeimbangkan doa dengan kerja keras nyata,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Prof. Nazaruddin membakar semangat para peserta dengan menyerukan yel-yel, ‘Gen 26 UMM, Excellence Solution Future! UMM: Inovasi, Mandiri, dan Berdampak!’.
Sementara itu, Dekan FIKSFAR UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS., menjelaskan bahwa fakultas ini merupakan wajah baru hasil pengembangan dari Fakultas Ilmu Kesehatan yang resmi bertransformasi berdasarkan SK Rektor per 20 Juli 2026.
Langkah ini diambil untuk memperluas cakupan dan pengembangan keilmuan kesehatan serta kefarmasian di UMM.
“Peserta PESMABA ini diikuti oleh 541 mahasiswa baru yang hadir dari Sabang sampai Merauke,” kata Dr. Hidajah.
Ia memaparkan bahwa FIKSFAR saat ini menaungi enam program studi yang mencakup jenjang sarjana beserta program profesinya masing-masing, yakni S1 Keperawatan dan Profesi Ners, S1 Farmasi dan Profesi Apoteker, serta S1 Fisioterapi dan Profesi Fisioterapis.
Ke depan, fakultas ini juga berencana terus menambah dan mengembangkan rumpun keilmuan kesehatan lainnya.
Salah satu terobosan strategis yang disiapkan UMM dalam waktu dekat adalah peluncuran pabrik infus bermerek Suryavena di kawasan Karangploso pada tahun 2027 mendatang, yang menjadi bagian dari hilirisasi riset dan keilmuan kesehatan kampus.
Dari segi demografi, mahasiswa baru FIKSFAR didominasi oleh pendaftar asal Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur.
Kendati demikian, fakultas ini juga menerima mahasiswa dari berbagai wilayah luar Jawa seperti Sulawesi, Sumatra, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Istimewanya lagi, terdapat lima mahasiswa asal Papua Tengah yang mendapatkan beasiswa khusus untuk menempuh studi di program studi Farmasi dan Keperawatan UMM.
Pelaksanaan Pesmaba FIKSFAR 2026 tampil selaras dengan konsep kampus yang berkelanjutan dengan mengusung tema green and clean.
Panitia dan peserta menerapkan pembatasan penggunaan plastik secara ketat, di mana mahasiswa diwajibkan membawa tumbler pribadi serta menggunakan wadah makanan berbahan kertas ramah lingkungan.
Rangkaian kegiatan pengenalan kampus ini dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (10/9/2026).
Pada sesi lanjutan, mahasiswa baru turut dibekali materi pengenalan tata kelola universitas oleh Sekretaris Universitas UMM, Prof. Dr. Sidik Sunaryo, guna membantu mereka mengenali profil serta dinamika kampus agar dapat menjalani masa perkuliahan secara produktif dan menyenangkan.






