Kabupaten Malang, ZonaNusantara – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, dengan tegas menepis kabar yang menyebutkan dirinya bakal ikut meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2029 mendatang.
Budiar menyatakan bahwa seluruh kegiatan pemerintahan dan tugas yang dijalankannya murni merupakan wujud pelaksanaan perintah dari pimpinan, dalam hal ini Bupati Malang HM Sanusi.
“Apa yang saya lakukan itu sesuai perintah pimpinan,” ujar Budiar saat dikonfirmasi awak media, Jumat (11/9/2026).
Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat atau keinginan untuk terjun ke bursa pencalonan kepala daerah pada 2029.
Prioritas utamanya saat ini adalah menjaga loyalitas terhadap tugas-tugas birokrasi yang diembannya.
“Saya tidak ingin ikut bursa Pilkada 2029 mendatang, saya setia pada pimpinan, dan apa yang saya kerjakan itu sesuai perintah,” tegasnya.
Saat disinggung mengenai jejak langkah pendahulunya, Wahyu Hidayat yang sebelumnya juga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Malang sebelum akhirnya sukses terpilih sebagai Wali Kota Malang pada Pilkada 2024 Budiar membantah bahwa dirinya akan mengikuti jejak serupa.
Ia menjelaskan bahwa kesamaan jalur karier birokrasi mereka, yang sama-sama pernah memimpin Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) lalu menduduki kursi Sekda, hanyalah sebuah kebetulan belaka.
“Itu kebetulan, memang sebelumnya kami sama-sama dari DPKPCK dan ke Sekda,” terang Budiar.
Melalui klarifikasi ini, Budiar memastikan bahwa pikiran untuk melangkah ke panggung politik praktis melalui Pilkada 2029 sama sekali tidak ada dalam agenda kerjanya.






