Kota Malang, ZonaNusantara – Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Malang secara resmi mengoperasionalkan dua bangunan baru, yaitu Gedung Darussyifa’ dan Gedung Darunnajah, pada Minggu (1/11/2026).
Peresmian fasilitas baru ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., serta Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. Sukadiono.
Salah satu daya tarik utama dari kompleks RSI Aisyiyah Malang adalah karakteristik geografis tata letak bangunannya yang unik.
Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 7.009 meter persegi, pengembangan ini meningkatkan total luas bangunan rumah sakit menjadi sekitar 29.350 meter persegi.
Kompleks rumah sakit ini memiliki akses operasional yang terhubung langsung dengan empat ruas jalan berbeda di Kota Malang.
Untuk menunjang kenyamanan, mobilitas, dan keselamatan pasien maupun pengunjung antarruas jalan tersebut, manajemen menghadirkan fasilitas jembatan penyeberangan antargedung.
“Pembangunan jembatan penyeberangan ini adalah yang pertama kali ada di Kota Malang untuk fasilitas rumah sakit. Kami menyesuaikan regulasinya agar sesuai dengan kebutuhan RSI Aisyiyah,” ujar Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi penyelesaian ekspansi RSI Aisyiyah yang memakan waktu pembangunan sekitar 16 bulan tersebut.
Menurutnya, langkah pengembangan ini sangat sejalan dengan salah satu dari sembilan program bakti unggulan Pemkot Malang, yakni Ngalam Tahes (Malang Sehat).
Wahyu menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan publik.
Kolaborasi dengan organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah dan Aisyiyah menjadi fondasi penting dalam memperkuat sistem kesehatan daerah.
Namun, ia juga mengingatkan agar pembenahan fisik dan infrastruktur modern selalu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Fasilitas modern perlu didukung kemampuan tenaga medis yang memadai, profesional, ramah, dan mengedepankan pendekatan humanis agar memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat,” tambah Wahyu.
Sementara itu, Direktur RSI Aisyiyah Malang, Hj. Rini Krisnawati, M.Kes., FISQua, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas dukungan dari Pemkot Malang serta warga sekitar yang mempermudah proses pembangunan.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Wali Kota beserta jajaran yang telah mengawal proses perizinan dengan luar biasa. Dukungan dari pengurus RT, RW, lurah, camat, hingga warga sekitar juga sangat menentukan kelancaran proyek ini,” ungkap Rini.
Melalui penambahan Gedung Darussyifa’ dan Darunnajah ini, RSI Aisyiyah Malang kembali menegaskan komitmennya untuk terus memantapkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berkualitas tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan semboyan ‘Layananku Adalah Ibadahku’.





