
KUPANG, Sebuah rumah milik Maksimus Bendi, di Liliba kota Kupang hangus terbakar. Kebakaran yang terjadi pada Senin (20/9) dini hari, menyebabkan korban mengalami kerugian mencapai Rp 550 juta.
Korban yang juga merupakan Ketua RT di Kelurahan Liliba menuturkan dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik. Hal ini ia sampaikan kepada Lurah Lurah Lliliba, Viktor A. Makoni.
“Itu dugaan sementara bahwa penyebab kebakaran itu oleh arus pendek aliran listrik pada rumah kami dan hasil penghitungan kerugian untuk sementara ini oleh konsultan mencapai Rp550, termasuk uang tunai sebanyak Rp60 juta,” kata Maksi Bendi.
Pasca kejadian Lurah Viktor didampingi sejumlah pengurus lembaga kelurahan menyerahkan bantuan yang dihimpun dari warga sebagai bentuk kepedulian.
Maksi Bendi, mantan karyawan Pedagang Besar Farmasi Kupang ini, mejelaskan awalnya ia mengira ada benda asing yang menimpa atap rumahnya. Setelah diperhatikan ternyata rumahnya mengalami kebakaran.
“Awalnya ada bunyi percikan diatas seng. Setelah lihat ternyata rumah saya terbakar,’ ungkapnya.
Lurah Liliba Viktor A Makoni, S.Sos mengatakan sangat prihatin dengan musibah yang menimpah salah satu warganya. Ia jga menjelaskan sumbangan dari kelurahan secara spontan berupa sembako dari Dinas Sosial kota Kupang.
“da juga bantuan pakaian, peralatan rumah tangga, tenda dan Sembako dari Dinas Sosial Kota Kupang,” ungkap Viktor.






