BONE–Dalam upaya menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bone, Satlantas Polres Bone semakin gencar melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat, khususnya kepada pelajar Senin (7/10/2024). Salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah program “Police Goes to School,” yang digelar di beberapa sekolah, seperti SMAN 3 Bone, SMAN 1 Bone, SMKN 1 Bone, MAN 1 Bone, MAN 2 Bone, SMAN 7 Bone, dan SMAN 13 Bone.

Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP Asep Wahyudi, para perwira Satlantas bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan ini. Kapolres Bone AKBP Erwin Syah melalui Kasat Lantas menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas di kalangan pelajar.
“Kami ingin menanamkan jiwa pelopor tertib berlalu lintas di kalangan pelajar. Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelajar untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas,” ujar AKP Asep Wahyudi.
Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Bone memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan di jalan, termasuk tata cara berlalu lintas yang baik, seperti penggunaan helm saat berkendara atau dibonceng. AKP Asep Wahyudi menekankan bahwa keselamatan harus menjadi kebutuhan bagi setiap individu, terutama bagi pelajar yang sering menggunakan jalan raya sebagai sarana transportasi.
“Kami harap, dengan adanya pemahaman ini, pelajar di Kabupaten Bone akan tumbuh menjadi generasi yang taat aturan dan menjauhi perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain di jalan,” lanjutnya.
Selain memberikan wawasan kepada pelajar, Satlantas Polres Bone juga mengajak para guru untuk ikut berperan aktif dalam mengingatkan murid-muridnya agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Harapannya, dengan kerjasama antara pihak kepolisian, sekolah, dan keluarga, angka kecelakaan lalu lintas di Bone dapat terus ditekan.
Kegiatan “Police Goes to School” ini diharapkan mampu meningkatkan disiplin dan kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar, sehingga mereka tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing. (*)






