Indonesia Perkuat Kerja Sama Internasional untuk Pastikan Ketersediaan Vaksin Covid-19

Indonesia Perkuat Kerja Sama Internasional Untuk Pastikan Ketersediaan Vaksin Covid-19
Menlu
Indonesia Perkuat Kerja Sama Internasional Untuk Pastikan Ketersediaan Vaksin Covid-19
Dari Kiri :
Retno Marsudi, Erick Thohir, Honesti Basyir, Mr. Gao Qiang,

Sanya, Tiongkok zonus.com– Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir bersama dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, belum lama ini mengadakan pertemuan bilateral dengan State Councilor dan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi di Sanya, Hainan, serta dengan sejumlah perusahaan farmasi Tiongkok. Penguatan kerjasama di bidang vaksin menjadi agenda utamanya.

Pertemuan ini merupakan pertemuan tindak lanjut dari pertemuan daring bersama Menteri Luar Negeri Wang Yi pada akhir Juli 2020. Selain itu, Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga diutus Presiden Joko Widodo untuk menindaklanjuti beberapa kerjasama bilateral, termasuk kerjasama di bidang vaksin dan kerjasama ekonomi lainnya dengan RRT.

Sebagai bagian dari peringatan hubungan diplomatik Indonesia-RRT ke-70 tahun, kedua negara berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama di bidang vaksin. Pembicaraan ini sudah dilakukan sejak sebulan yang lalu.

Baca Juga :  BloombergNEF Summit 2024: Aksi Nyata PIS Dorong Dekarbonisasi di Industri Maritim

“Alhamdulillah pada hari ini kami mengadakan pertemuan dan negosiasi. Pembicaraan berlangsung sangat positif. Sinovac bahkan sudah menandatangani kerjasama transfer knowledge dengan Bio Farma,” ujar Erick Thohir dalam keterangan persnya Rabu pekan lalu.

Erick menjelaskan bahwa penyaluran bahan baku vaksin dari Sinovac akan dimulai pada bulan November mendatang. Erick menegaskan bahwa kerja sama ini tak sekadar transaksi dari sisi ekonomi, melainkan pula transfer teknologi maupun pengetahuan seperti yang sudah ditandatangani antara Sinovac dengan Bio Farma.

Di kesempatan itu, Indonesia menyampaikan mengenai pentingnya jumlah vaksin yang memadai, tepat waktu, aman dan dengan harga yang terjangkau. Erick Thohir juga melihat adanya komitmen kuat dari sejumlah industri farmasi Tiongkok untuk melakukan kerjasama vaksin dengan Indonesia.

Selain pertemuan dengan Sinovac, Indonesia juga tengah menjajaki kerjasama dengan perusahaan farmasi Tiongkok lainnya, yaitu CanSino Biologics dan Sinopharm.

“Kami di Komite memperbesar dan melakukan berbagai daya upaya untuk mengurangi penyebaran virus sambil terus membangun kemandirian bangsa lewat pengembangan vaksin Merah Putih dan terapi penyembuhan, ujarnya seraya menambahkan ambil menunggu vaksin Merah Putih, vaksin dari negara lain masih dibutuhkan untuk melindungi masyarakat Indonesia agar Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit.

Baca Juga :  Catat! Ini Jadwal Haji 2023

Dikatakan Indonesia juga terus terbuka dan menjajaki kerjasama internasional lainnya untuk memastikan dan mengakselerasi ketersediaan vaksin Covid-19 yang aman dan efektif di Indonesia.

Kerjasama internasional di bidang vaksin menjadi salah satu dari berbagai berbagai upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19, diantaranya melakukan 3T (test, trace, treat), mendorong perubahan perilaku, menyiapkan kemandirian bangsa lewat pengembangan vaksin merah putih, dan terapi penyembuhan, hingga menyiapkan kapasitas produksi dan distribusi di dalam negeri untuk produksi dan vaksinasi massal.

 

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts