
Malang,betaindo.com- Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember, telah berproses. Salah satu agenda penting adalah pendaftaran bakal calon di KPU, pada 4 – 6 September 2020. Meski waktu kian mepet, namun Partai Golkar hingga kini belum menentukan arah politiknya.
Kader Golkar, Miskat mengaku, partai dengan delapan kursi di DPRD setempat, memang belum bersikap mengenai arah dukungannya.
“Masih belum ada keputusan untuk merapat kemana,” tegasnya singkat, saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat (21/8).
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini menjelaskan, Golkar dan Hanura saja yang terlambat menentukan haluan politik pada Pilkada Malang. Kendati demikian, Miskat tidak merincikan alasan kelambanan partai berlambang beringin itu.
Informasi yang berhasil dihimpun, baru dua pasangan calon yang diusung koalisi partai politik. Keduanya antara lain, Sanusi dan Didik Gatot Subroto (SanDi) dengan
Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono (LaDub).
Sandi misalnya diusung, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, NasDem, PPP dan Gerindra. Sementara LaDub diusung PKB.





