
BONE–Kantor Bawaslu Kabupaten Bone kedatangan Adnan Jamal, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Selasa, 6 Agustus 2024.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) bagi Tim Fasilitasi (Timfas) Pengawasan Pencalonan, sebagai persiapan menghadapi Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilihan Tahun 2024 yang akan dimulai pada 27 Agustus 2024.
Dalam monev tersebut, Adnan Jamal menekankan pentingnya persiapan matang dan komprehensif bagi Timfas Pengawasan Pencalonan Bawaslu Kabupaten Bone. “Kita harus memastikan semua aspek terkait tahapan pencalonan sudah siap dan terkendali,” ujar Adnan Jamal.
Rohzali Putra Badaruddin, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bone sekaligus penanggung jawab Timfas Pengawasan Pencalonan, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun draft laporan hasil pengawasan di setiap sub tahapan pencalonan Pemilihan Tahun 2024. “Kami juga telah membuat Daftar Inventaris Masalah yang dihadapi dalam tahapan pencalonan ini serta mengelaborasi kalender pengawasan Tahapan Pencalonan,” jelas Rohzali.
Adnan Jamal menambahkan, pentingnya pemetaan terhadap pasal-pasal dalam regulasi yang mengatur pencalonan Bupati dan Wakil Bupati. “Untuk mengefektifkan pengawasan pencalonan, perlu dilakukan pemetaan terkait pasal per pasal dalam regulasi yang mengatur tahapan ini. Dengan begitu, kita dapat menjalankan pengawasan pencalonan dengan lebih efektif,” kata Adnan.
Di akhir sesi monev, Alwi, Ketua Bawaslu Bone, juga memberikan arahan agar Timfas Pengawasan Pencalonan Bawaslu Kabupaten Bone bersiap menghadapi tahapan pencalonan. “Timfas pengawasan harus selalu bekerja sama dan saling mendukung dalam menjalankan tugas pengawasan tahapan pencalonan dan tahapan pemilihan ke depan,” ujar Alwi.
“Melalui monev ini, kami berharap implementasinya dapat berjalan sesuai dengan regulasi dan prosedur yang ada, sehingga terwujud pengawasan yang efektif,” pungkas Adnan Jamal.
Timfas Pengawasan Pencalonan Bawaslu Kabupaten Bone merasa mendapatkan bekal yang cukup untuk menghadapi tahapan pencalonan mendatang. “Kami ucapkan terima kasih kepada pimpinan. Semoga ilmu yang kita dapatkan hari ini dapat diimplementasikan pada saat pengawasan nantinya,” tutup Rohzali. (*)






