Bidik Pembangunan Infrastruktur dan Potensi Wisata Malang Selatan, H. Choirul Amin Siap Maju Pilkades Rejoso 2027

Bidik Pembangunan Infrastruktur Dan Potensi Wisata Malang Selatan, H. Choirul Amin Siap Maju Pilkades Rejoso 2027

Kabupaten Malang, ZonaNusantara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dijadwalkan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 2027 mendatang.

Dari total 378 desa, sebanyak 210 desa di 33 kecamatan dipastikan mengikuti kontestasi ini, sementara sisanya akan menyusul pada gelaran tahun 2029 dan 2031.

Menyambut agenda demokrasi tingkat desa tersebut, sejumlah figur mulai menyatakan kesiapannya.

Salah satunya adalah H. Choirul Amin, warga Desa Rejoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, yang secara terbuka mendeklarasikan diri siap maju sebagai calon Kepala Desa Rejoso di Pilkades Serentak 2027.

Dikenal luas oleh masyarakat setempat sebagai petani tebu sekaligus peternak sapi yang menguasai empat dusun di wilayahnya, Choirul mengaku langkah pencalonannya ini merupakan wujud pemenuhan aspirasi warga.

“Saya maju di Pilkades Serentak 2027 karena didorong masyarakat Desa Rejoso untuk ikut Pilkades. Sebagai orang asli Desa Rejoso, saya memiliki hak untuk mencalonkan diri,” ujar Choirul, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga :  DPRD Kota Malang: Tertibkan Dulu Pelanggaran Perda, Relokasi PKL Veteran Bukan Solusi Instan

Meski telah memiliki tingkat pengenalan yang baik di tengah masyarakat, Choirul menyadari bahwa konstelasi politik tingkat desa membutuhkan persiapan matang, termasuk dukungan finansial yang kuat serta program kerja yang berpihak langsung kepada kesejahteraan warga.

Choirul menyoroti minimnya perubahan signifikan di Desa Rejoso dalam 12 tahun terakhir, khususnya terkait infrastruktur jalan lingkungan dan jalan desa.

Untuk merealisasikan percepatan pembangunan, ia berkomitmen untuk tidak sekadar bergantung pada Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD).

Choirul berencana menempuh langkah strategis dengan membangun jaringan kerja sama lintas sektor, baik melalui kementerian terkait maupun menggandeng para pelaku usaha profesional.

“Nantinya tidak hanya mengandalkan ADD dan DD saja, tapi saya juga akan melakukan kerja sama dengan berbagai kementerian, serta bekerja sama dengan teman-teman pengusaha yang memiliki lisensi di berbagai bidang,” terangnya.

Baca Juga :  Wartawan Media Online di Malang, Bentuk Organisasi

Dari sisi geografis dan potensi ekonomi, Desa Rejoso didominasi oleh warga yang berprofesi sebagai petani tebu dengan kepemilikan tanah bengkok desa yang tergolong luas.

Letak Kecamatan Bantur yang strategis dan berdekatan dengan kawasan pariwisata pantai di Malang Selatan juga menjadi nilai tambah tersendiri.

Terlebih lagi, kondisi infrastruktur jalan menuju pantai di wilayah tersebut kini telah dibangun dengan mulus dan lebar, menjadikan Desa Rejoso sebagai salah satu jalur alternatif utama lintasan wisatawan.

“Wilayah Desa Rejoso juga menjadi jalan alternatif bagi wisatawan untuk menuju Pantai Malang Selatan. Sehingga dalam menghadapi wisatawan tersebut, maka Desa Rejoso harus berbenah agar warga tidak hanya sebagai penonton,” pungkasnya.

 

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts