Binda Jatim Launching Vaksinasi Dosis 3 di Kota Batu

Binda Jatim Launching Vaksinasi Dosis 3 Di Kota Batu
Foto Toski D
Binda Jatim Launching Vaksinasi Dosis 3 Di Kota Batu
Foto Toski D

KOTA BATU- Badan Intelijen Daerah (Binda) Jawa Timur, melaunching vaksinasi dosis ke tiga, di Graha Pancasila Balai Among Tani Kota Batu, Kamis (13/01).

Kabinda Jatim Marsma Rudy Iskandar, SE menyatakan kegiatan yang dilakukan bersama Dinas Kesehatan kota Batu, untuk mencegah masuknya varian covid-19 Omicron menyebar di Kota Wisata Batu.

“Vaksinasi dosis 3 diharapkan akan menjadi benteng yang kokoh mencegah merebaknya Omicron di wilayah Jatim terutama Kota Batu sebagai salah satu daerah destinasi wisata dalam negeri dan luar negeri,” kata dia.

Ia menjelaskan capaian vaksinasi dosis 1 di Kota Batu sudah lebih dari 100%, dosis 2 kurang lebih 90%. Sedangkan untuk anak usia Sekolah Dasar sudah mencapai 80%. “tetapi herd immunity tetap harus diperkokoh dengan menggeber vaskinasi booster dosis 3.

Program Vaksinasi Booster dimulai pada 12 Januari 2022 secara nasional, disambut baik Dinas Kesehatan Kota Batu dengan melaksanakan Kick Off Vaksinasi Booster.

Baca Juga :  Efektif Turunkan Covid 19, Gubernur Jatim Perpanjang PPKM Mikro

Penyuntikan vaksinasi dosis ketiga atau yang disebut booster dilakukan pertamakalinya di Graha Pancasila, Balaikota Among Tani Kota Batu

Kepala Dinas Kesehatan Batu, drg Kartika Trisulandari mengatakan pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga dibarengi dengan vaksinasi reguler untuk dosis 1 dan dosis 2.

“Vaksinasi reguler tersebut diperuntukan kepada masyarakat yang belum menerima vaksin,”Ungkapnya.

Sementara vaksinasi booster diberikan kepada ASN Pemkot Batu yang telah memenuhi ketentuan telah mendapatkan vaksinasi reguler dosis 1 dan 2 dengan selang waktu minimal 6 bulan dari vaksinasi terakhir.

Jenis vaksinasi booster yang diterima harus berbeda dari jenis vaksin primer atau dosis 1 dan 2. Jika vaksin premier mendapatkan Sinovac, maka dosis ketiga pilihannya AstraZeneca dan Pfizer.

“Kalau premiernya AstraZeneca, pilihannya untuk dosis ketiga Moderna atau Pfizer. Tidak bisa homolog, jadi heterolog. Yang diinstruksikan ke kami berdasarkan SE adalah heterolog,” ungkap Kadinkes Kota.

Baca Juga :  Kris Dayanti Jalani Tes Kesehatan di RSUD Karsa Husada Kota Batu

Kadinkes Kota Batu juga menerangkan bahwa kapasitas dosis vaksinasi booster yang disuntikan setengah dari kapasitas dosis untuk vaksinasi primer. Ukuran dosis AstraZeneca 1.25 mililiter, Pfizer 0.15 mililiter sedangkan Moderna 0.25 ml.

“Dosis vaksin booster separoh dari dosis vaksin primer. Kalau dari hasil penelitiannya, setengah saja bisa meningkatkan imunitas karena booster itu sifatnya menambahkan,” lanjutnya.

Hingga saat ini belum ditemukan Omicron di Kota Batu. Kendati demikian masyarakat diminta tetap waspada.

 

,

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts