Carut-Marut SMUB 2026: Setelah Viral Nilai 89 Tembus FKUB, Kini Muncul Camaba Lolos Dua Jalur Sekaligus

Carut-Marut Smub 2026: Setelah Viral Nilai 89 Tembus Fkub, Kini Muncul Camaba Lolos Dua Jalur Sekaligus

 

Malang, ZonaNusantara — Pelaksanaan Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya (SMUB) tahun 2026 terus menjadi pusat perhatian dan memicu perbincangan hangat di jagat media sosial, khususnya platform X (sebelumnya Twitter).

Setelah sebelumnya publik dihebohkan oleh isu peserta dengan nilai rapor 89 yang berhasil menembus program studi Pendidikan Dokter, kini muncul fenomena janggal lain, seorang calon mahasiswa baru (camaba) dinyatakan lolos di dua jalur seleksi sekaligus.

Kisah unik sekaligus kontroversial ini dialami dan dibagikan oleh pemilik akun X @jikysuj. Melalui unggahannya yang viral dan telah dilihat lebih dari 9,4 ribu kali, ia menunjukkan bukti tangkapan layar berupa dua surat kelulusan resmi dari sistem SMUB.

Hebatnya, ia dinyatakan melampaui seleksi pada Jalur Prestasi sekaligus Jalur Rapor untuk program studi yang sama, yakni Sastra Inggris di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya.

Sebelum pengumuman resmi dirilis pada Kamis (18/6/2026), pemilik akun ternyata sempat mencurahkan kekhawatiran mendalam di media sosial pada akhir Mei lalu.

Baca Juga :  Taman Safari Kembali Gelar Lomba Foto dan Video Satwa

Ia mengaku menyesal telah memilih Jalur Prestasi karena kesulitan menemukan rekam jejak alumni yang lolos di prodi tersebut melalui jalur serupa.

“Guys aku jadi takut deh, aku ambil SMUB jalur prestasi tapi karena belum nemu kakak yang lolos… jadi nyesel ga ambil SMUB jalur rapor, asli takut,” tulisnya dalam cuitan terdahulu.

Namun, ketakutan tersebut seketika sirna begitu sistem pengumuman dibuka. Fenomena diterimanya satu pendaftar di dua jalur mandiri sekaligus ini langsung dibanjiri ucapan selamat.

Di sisi lain, hal ini juga memicu ekspresi keheranan dari warganet yang mempertanyakan keandalan sistem seleksi internal universitas dalam menyaring data ganda.

Di samping euforia kisah keberuntungan langka tersebut, rentetan kejanggalan dalam pengumuman SMUB 2026 ini kian memperpanjang kegaduhan di lini masa. Banyak pihak menilai sistem seleksi tahun ini kurang matang dan rawan celah.

Baca Juga :  Pro-kontra Pengeras Suara dan Asal Usul TOA

Akan tetapi, respons minim didapatkan dari otoritas kampus. Saat dikonfirmasi mengenai polemik kelulusan ganda dan isu nilai rapor yang beredar, Koordinator Penerimaan SMUB, Arif Hidayat, justru balik mempertanyakan validitas data tersebut.

“Ada datanya?” ujar Arif singkat saat dimintai keterangan terkait karut-marut sistem seleksi tersebut, Jumat (19/6/2026).

Hingga berita ini diturunkan, pihak Universitas Brawijaya belum memberikan penjelasan teknis lebih lanjut mengenai bagaimana satu nomor identitas pendaftar bisa lolos di dua jalur berbeda, serta evaluasi atas kegaduhan yang terjadi di media sosial.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts