Dari Senam hingga Fun Games, Guru PAUD Bone Dibekali Metode Olahraga Menyenangkan

Dari Senam Hingga Fun Games, Guru Paud Bone Dibekali Metode Olahraga Menyenangkan

BONE–Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Bone bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Bone sukses menggelar Pelatihan Pendidikan Olahraga Bagi Anak Usia Dini & Permainan Anak Ciptaan Guru Sabtu-Minggu, 15-16 Februari 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh para pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan, termasuk Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), Raudhatul Athfal (RA), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Para peserta mendapat pelatihan berbagai materi praktik yang menarik dan interaktif, seperti Senam Indonesia Hebat, Zumba Kids Session 1-4, Fun Games dan Fun Dance for Kids, Word Cup 2022 & Dreamers Song FIFA, Circuit Training for Kids, Games Lokomotor Skill dan Bonus Senam Kreasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi pendidik dalam mengajarkan olahraga yang menyenangkan kepada anak-anak usia dini.

Kepala Bidang PAUD & PNF/Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Rasna, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para pendidik. Ia juga mengapresiasi kehadiran Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bone yang selalu mendampingi dalam berbagai kegiatan pendidikan anak usia dini.

“Semua ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini akan kita implementasikan di lembaga masing-masing. Ini adalah langkah maju dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bone,” ujar Hj. Andi Rasna.

Baca Juga :  PLN UP3 Watampone Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak Yatim dan Dhuafa

Tak hanya pelatihan, hasil dari kegiatan ini akan diukur melalui perlombaan yang akan digelar pada bulan Mei mendatang. Perlombaan ini akan dilaksanakan di tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten, sebagai ajang evaluasi sekaligus apresiasi bagi para pendidik dan anak-anak yang telah menerapkan materi pelatihan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para guru semakin kreatif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini, serta mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Bone, Andi Mulyana A. Fajaruddin, SH, yang membuka dan menutup kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan yang melibatkan olahraga dan permainan edukatif bagi anak-anak ini sangatlah besar manfaatnya.

“Ini penting bagi kita untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, termasuk melalui olahraga dan permainan. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang bermain, tetapi juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan motorik, sosial, serta kecerdasan emosional mereka,” ujar Andi Mulyana.

Menurutnya, kreativitas para guru dalam menciptakan permainan edukatif sangat diapresiasi karena mampu menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan anak-anak. Permainan yang dirancang oleh para pendidik tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang tinggi.

Baca Juga :  Bisa Tingkatkan Perekonomian, Ojol dan Warga Minta Jalan Tembus Griya Santa Direalisasikan

“Saya sangat mengapresiasi para guru yang telah menciptakan permainan edukatif bagi anak-anak usia dini dengan kreatif. Permainan yang lahir dari kreativitas guru tentu memiliki nilai yang sangat baik karena disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan anak. Semoga inovasi-inovasi seperti ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan anak usia dini,” lanjutnya.

Andi Mulyana juga menekankan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau lembaga pendidikan, tetapi juga keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak kita. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi mereka,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi program-program pendidikan anak usia dini lainnya, di mana pembelajaran berbasis permainan dan pengalaman langsung menjadi bagian penting dalam perkembangan anak. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts