Fraksi Gerindra Minta Dana BOS Sekolah Swasta Mapan Di-stop, Prioritaskan Grade Bawah

Fraksi Gerindra Minta Dana Bos Sekolah Swasta Mapan Di-Stop, Prioritaskan Grade Bawah

Kota Malang, ZonaNusantara – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Malang mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang untuk melalukan evaluasi serta memeperketat skema penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Pengetatan ini dinilai krusial agar alokasi anggaran daerah tepat sasaran dan berkeadilan, khususnya bagi sekolah-sekolah swasta yang membutuhkan.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Malang, Danny Agung Prasetyo, menyoroti pendistribusian dana BOS yang selama ini masih mengalir ke sekolah swasta kategori mapan atau berstatus grade tinggi.

Menurutnya, sekolah-sekolah swasta bereputasi unggul umumnya didominasi oleh peserta didik dari keluarga mampu.

“Kami mengkritik Dinas Pendidikan Kota Malang. Sebaiknya pemberian dana BOS disortir dan diprioritaskan untuk sekolah-sekolah swasta yang kategorinya benar-benar kurang beruntung (grade bawah),” tegas Danny, Minggu (11/10/2026).

Baca Juga :  PLN ULP Patangkai Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Pemeliharaan dan Penertiban Tegangan di Mattaro Puli

Sebagai gambaran, Danny mencontohkan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang.

Sekolah berakreditasi A tersebut memiliki fasilitas lengkap dengan mayoritas murid berlatar belakang ekonomi menengah ke atas. Kuota penyaluran dana BOS untuk lembaga sejenis dinilai perlu ditinjau ulang.

Meski demikian, Danny menggarisbawahi bahwa pihaknya tidak menolak secara menyeluruh penyaluran dana BOS ke sekolah swasta grade A.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tetap dapat menyalurkan bantuan tersebut selama diperuntukkan bagi siswa dari keluarga prasejahtera yang mengenyam pendidikan di sekolah bersangkutan.

“Kalau memang di Sabilillah ada murid yang ekonominya menengah ke bawah, ya sah-sah saja. Cuma harus disortir. Jangan sampai kuota penerima dana BOS justru diberikan kepada murid yang kondisi ekonominya sudah mapan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Heboh Peserta Rapor 89 Lolos Kedokteran UB, Ini Penjelasan Pihak Kampus

Melalui dorongan evaluasi ini, Fraksi Gerindra berharap Disdikbud Kota Malang segera memperbarui data verifikasi dan memperketat pemilahan calon penerima bantuan.

Penataan skema yang lebih presisi diharapkan dapat memberikan porsi dana operasional yang lebih adil dan proporsional bagi sekolah-sekolah swasta skala kecil di Kota Malang.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts