Jakarta – Ketua Dewan Pembina Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Hashim Djojohadikusumo menegaskan kehadiran Gekira sebagai organisasi sayap keagamaan Gerindra murni untuk memperjuangkan nasib bangsa Indonesia.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri acara penutupan Kongres Gekira di Studio Nusantara Nt Tower, Jalan Pulo Mas Jakarta Timur, Rabu (18/6/2025).
Pada kesempatan itu, dihadapan ratusan peserta dari seluruh Indonesia, adik kandung Presiden Prabowo Subianto ini menegaskan kembali komitmen Gerindra dan Gekira. Pendiri Gerindra ini mengungkapkan salah satu tujuan lahirnya partai Gerindra diikuti dengan berdirinya Gekira memiliki passion yang mulia. “Tujuan kita mulia dan tulus semata mata murni untuk Indonesia,”tandasnya.
Hasyim yang juga merupakan salah satu dedengkot bisnis di tanah air meminta agar anggota Gekira memiliki sifat rendah hati. Baginya kesombongan adalah awal kehancuran, sementara kerendahan hati merupakan sebuah kemenangan.
“Kita belajar dari Prabowo. Dihina di hadapan jutaan manusia, mendapat nilai 11 dari 100, ia diam,”ujarnya.
Ia kemudian menjelaskan makna dari Gerindra dan Gekira sebagai pelaku politik serta pejuang politik yang memperjuangkan manifes politik yang mencerminkan aspirasi rakyat menurut Gerindra.
“Gerindra dan Gekira dirikan untuk tujuan tertentu. Meliputi tiga aspek. Pertama mensejahterakan rakyat yang miskin melarat dan tidak ada akses pendidikan untuk meningkatkan derajat hidupnya. Kedua, menjaga dan melestarikan Pancasila sebagai dasar negara dan yang ketiga memajukan ekonomi rakyat agar Indonesia sejahtera setara dengan negara lain, menjadi negara digdaya serta menjadi negara adikuasa kelak
“Kembali ke poin kedua. Pancasila harus dijaga dan dikawal dari kekuatan kekuatan lain yang ingin merobah dasar negara Pancasila. Agar umat beragama dan suku suku lain yang dianggap minoritas tetap terjaga dengan baik. Itulah tekad pak Prabowo,*pinta Hashim.
“Itulah tujuan politik. Karena itu harus merebut kekuasaan. Kekuasaan untuk apa. Kekuasaan bukan untuk cari harta. Kita berjuang karena keyakinan. Dan puji Tuhan kita dapat kemenangan kemarin (Pilpres), “sambung Hashim disambut tepuk tangan peserta.

Sementara itu Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Farry Francis mengatakan bahwa Ikhtiar Gekira masih tetap sama. Berjalan bersama Bapak Prabowo, mengawal dan mendukung program-program Presiden untuk sebesar-besarnya keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
Menurutnya pengurus Gekira harus menjadi agen-agen perdamaian yang terus menciptakan perdamaian dan melahirkan pesan damai kepada semua yang berkehendak baik, entah baik ataupun buruk waktunya. Bapak Prabowo Subianto terus-menerus menegaskan fitrah kader Gekira sebagai agen perdamaian. “Menjadi agen perdamaian itu wujud nyatanya mencintai sahabat dan merangkul lawan/musuh. Kita harus mencinta sahabat kita. Tetapi kita tidak harus membenci musuh kita. Lawan harus dirangkul jika kita adalah pembawa damai. Setiap agen perdamaian harus berdiri di tengah-tengah, pada pendulum keseimbangan. Baik kawan maupun lawan mesti diajak berkomunikasi, dirangkul untuk bersama-sama membangun bangsa. Kita harus mengusahakan perdamaian daripada menjadi pemecah belah persatuan.”






