KEFAMENANU,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) resmi menetapkan pasangan Yoseph Falentinus Delasalle Kebo dan Kamillus Elu sebagai bupati dan wakil bupati terpilih periode 2025-2030.
Pasangan yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat ini mengusung tagline Tulus dalam kampanye mereka.
Namun, penetapan ini menyisakan catatan tersendiri karena absennya tiga pasangan calon lain, yaitu pasangan petahana Juandi David dan Ronivon Natalino Bunga (nomor urut 1), Kristina Muki dan Kornelis Naifatin (nomor urut 2), serta F.X. Dwiyanto Tantry Senak dan Yohanes Gabriel Amsikan (nomor urut 3).
Ketua KPU TTU, Petrus Uskono, menegaskan bahwa ketidakhadiran para kandidat lain dan partai pendukungnya tidak memengaruhi keabsahan proses penetapan.
“Sebagai kewajiban, kami sudah mengirimkan undangan kepada semua pasangan calon dan partai pengusung. Namun, kehadiran mereka tidak memengaruhi hasil penetapan,” jelasnya dalam pleno terbuka yang digelar di Aula Hotel Victory II, Kefamenanu, Kamis (9/1/2025).

Setelah menetapkan pasangan Tulus sebagai pemenang, KPU TTU segera mengambil langkah selanjutnya.
“Besok kami akan menyerahkan dokumen pengusulan pengesahan dan pengangkatan bupati dan wakil bupati terpilih ke DPRD TTU,” ujar Petrus.
Proses ini menjadi bagian dari prosedur resmi yang dimulai setelah KPU RI memberikan kepastian hukum terkait gugatan hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).
Ketua tim pemenangan pasangan Tulus, Agustinus Siki, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses penetapan ini.
“Ini adalah awal dari perjalanan kami untuk mewujudkan visi dan misi membangun TTU yang lebih baik,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim, partai pengusung, dan masyarakat yang mendukung pasangan ini selama masa kampanye hingga proses penetapan.
Pasangan Yoseph Falentinus Delasalle Kebo dan Kamillus Elu membawa visi untuk membangun TTU dengan pendekatan tulus, transparan, dan inovatif.
Dalam berbagai kesempatan, pasangan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk memajukan kabupaten tersebut.
Penetapan ini menjadi tonggak baru bagi Kabupaten TTU, membuka lembaran baru dalam perjalanan pemerintahan daerah. Semua pihak kini menantikan langkah konkret pasangan Tulus dalam membawa perubahan bagi masyarakat TTU.






