BONE– Langit cerah mengiringi barisan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdiri rapi mengikuti Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Bone di Jl. Ahmad Yani Senin pagi, 1 Desember 2025. Di antara kibaran bendera merah putih, suasana terasa khidmat sekaligus penuh semangat.
Upacara tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri dalam Wujudkan Indonesia Maju”, sebuah seruan sekaligus pengingat bahwa Korpri memiliki peran penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang melayani.
Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadirannya memberi bobot tersendiri bagi peringatan tahunan ini. Di barisan tamu undangan terlihat jajaran Forkopimda Kabupaten Bone, Pj. Sekda Bone sekaligus Ketua DP Korpri Bone H. A. Saharuddin, S.STP., M.Si, para pimpinan OPD, kabag, serta para Ketua Unit Korpri dari kecamatan hingga dinas.
Barisan ASN tampak antusias mengikuti rangkaian upacara, seolah menunjukkan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi ruang untuk memperkuat komitmen bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bone selaku Ketua DP Korpri Bone, H. A. Saharuddin, menyampaikan bahwa HUT Ke-54 Korpri tahun ini dirayakan dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“DP Pengurus menggelar jalan santai bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pasar murah, hingga layanan mobile KTP-el,” ungkapnya. Menurutnya, rangkaian kegiatan itu dihadirkan agar perayaan Korpri tidak terjebak dalam formalitas semata, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata.
Ia menambahkan bahwa puncak peringatan dilaksanakan melalui upacara bendera dan akan ditutup dengan ziarah makam di Taman Makam Pahlawan, sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah membuka jalan bagi generasi hari ini menikmati kehidupan berbangsa yang damai dan tenteram.
Ketua DP Korpri Bone menekankan pentingnya meningkatkan profesionalisme aparatur. Tagline “ASN BerAkhlak” disebut sebagai kompas moral dan etos kerja yang harus melekat pada setiap pegawai pemerintah.
“ASN harus adaptif, inovatif, dan profesional dalam melaksanakan tugas,” ujarnya. Ia juga menegaskan kembali pesan Bupati Bone bahwa ASN harus menjadi garda terdepan dalam mengawal program strategis pemerintah pusat.
Program-program nasional Presiden Prabowo Subianto, program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, hingga program pemerintahan BerAmal (H. Andi Asman Sulaiman – H. Andi Akmal Pasluddin) di Kabupaten Bone harus didukung dengan sungguh-sungguh.
“Tidak ada tawar-menawar. Ke depan ASN harus jauh lebih profesional dalam bekerja dan menjalankan tugas,” tegasnya.
Peringatan HUT Korpri Ke-54 di Bone bukan sekadar ritual tahunan. Ia menjadi momentum untuk mempertegas kembali jati diri ASN sebagai pelayan publik yang bekerja dengan integritas, loyalitas, dan dedikasi.
Di bawah bayang bendera merah putih yang berkibar, para ASN Kabupaten Bone seolah diajak merenungkan kembali makna pengabdian. Tahun ke-54 bukan hanya angka, melainkan perjalanan panjang Korpri dalam mendampingi pembangunan negeri dan Bone hari ini, sekali lagi, meneguhkan perannya dalam barisan itu.
Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 KORPRI tingkat Kabupaten Bone menjadi panggung penting bagi Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM, untuk menegaskan kembali peran strategis Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendorong keberhasilan pembangunan daerah.
Wakil Bupati menekankan bahwa seluruh program yang dicanangkan melalui inisiatif BerAmal untuk Bone yang Lebih Baik sangat bergantung pada kualitas kinerja ASN. Ia menilai, ASN, baik PNS maupun P3K, harus menjadi pelaku utama yang memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan berdampak langsung kepada masyarakat.
“Keberhasilan program-program daerah ada di tangan ASN. Pejabat politik hanya bertugas lima tahunan, tetapi ASN adalah pelaksana utama yang permanen di lapangan,” tegasnya.
Selain menyoroti peran strategis ASN, Andi Akmal Pasluddin juga menekankan pentingnya budaya disiplin. Ia berharap seluruh ASN di Kabupaten Bone membiasakan diri hadir tepat waktu pada setiap agenda pemerintahan maupun upacara resmi sebagai bentuk komitmen dan profesionalitas. “Oleh karena itu, kita berharap ASN yang disiplin sebagai komitmen bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengurai tiga tantangan utama yang saat ini harus dihadapi oleh pemerintah daerah bersama seluruh jajaran ASN: Pengentasan kemiskinan masih menjadi prioritas utama, termasuk penanganan kemiskinan ekstrem yang membutuhkan pendekatan terstruktur dan kolaboratif. Kedua, adalah pemenuhan dan perbaikan infrastruktur vital yang berpengaruh langsung pada aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah dan ketiga adalah Angka stunting yang masih tinggi menjadi tantangan serius yang harus segera ditekan melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan dan gizi masyarakat.
“Kita masih banyak tantangan. Selain miskin dan miskin ekstrem, kita juga punya kekurangan dalam pembangunan infrastruktur vital. Termasuk angka stunting yang masih tinggi dan harus segera diturunkan,” jelasnya.
Wakil Bupati Bone menaruh harapan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 yang baru saja ditetapkan sebesar Rp 2,6 triliun. Ia menegaskan bahwa anggaran tersebut harus benar-benar mampu menghadirkan perubahan signifikan bagi masyarakat. “Kita berharap APBD 2,6 triliun betul-betul bisa mengurangi kemiskinan, meningkatkan kualitas SDM kita, menurunkan stunting, dan tentu saja memperbaiki infrastruktur kita,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Andi Akmal Pasluddin mengajak seluruh jajaran ASN untuk terus memperkuat kolaborasi, sinergi, dan kekompakan dalam mewujudkan Bone yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan. “Kita harus kompak, bersinergi, dan berkolaborasi untuk membangun Bone yang lebih baik,” pungkasnya. (*)






