Jelang Milad, Koorwil FBR Minta Hindari Kerumunan Massa

Jelang Milad, Koorwil Fbr Minta Hindari Kerumunan Massa
Acara silaturrahmi di markas FBR Palmerah
Jelang Milad, Koorwil Fbr Minta Hindari Kerumunan Massa
Acara Silaturrahmi Di Markas Fbr Palmerah

Jakarta,zonanusantara.com-
Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) bakal melaksanakan milad atau hari jadinya ke 19, pada akhir bulan ini. Menjelang perhelatan akbar tersebut, Ketua Koordinator wilayah Jakarta Pusat, Hery Bewok, menghimbau anggota FBR untuk menghindari kerumunan masa.

Permintaan Bang Hery, sapaan akrab Hery Bewok disampaikan saat melakukan acara silaturahmi dengan jajaran pengurus FBR Palmerah, Tanah Abang, di Gardu 0362 Jalan Beringin Kelurahan Gelora, Jumat, 19 Juni 2020.

Menurutnya situasi saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan Milad FBR dengan mengumpulkan massa. Ia pun bisa memahami, pandemi covid-19 saat ini memaksa untuk tidak menyenangkan acara seremoni seperti tahun – tahun sebelumnya.

Kendati demikian, sebagai gantinya, Hery Bewok meminta FBR tetap menyelenggarakan milad secara sederhana di Gardu (Markas) masing-masing.

Baca Juga :  Bupati Juandi Perpanjang Masa Jabatan Kepala Desa di Tiga Kecamatan

“Saya minta anggota melaksanakan milad di setiap Gardu,”pintanya.

Kehadiran salah satu petinggi FBR, Jakarta Pusat ini disambut antusias ratusan anggota. Pantauan media ini, anggota FBR terpantau selalu menjaga jarak dalam acara silaturahmi tersebut.

Sementara itu Ketua FBR Cabang Palmerah Ade Ardiyansah mengatakan telah menyampaikan himbauan Koorwil ke anggota.

“Ya kami ikuti himbauan Koorwil dan siap melaksanakan milad di Gardu Palmerah,”ujarnya.

Jebolan FH Universitas Bung Karno ini menjelaskan telah menyiapkan sejumlah mata acara seperti, Tahlil dan membaca solawat Narita.

Ayah dua anak ini mengaku, pada tahun sebelumnya, setiap acara milad FBR, pejabat negara selalu diundang hadir. Ia menyebut, Gubernur DKI, dan Kapolda Metro Jaya.

Baca Juga :  Dituding Tidak Tanggap Akibat Banyak Taman Terbengkalai, DLH Kota Malang Lagi-lagi Bungkam

“Biasanya Gubernur DKI dan Kapolda kita undang,”aku bang Ade.

Ormas FBR lahir pada 29 Juni 2001. Sebagai salah satu ormas, FBR juga terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ada pun tema yang bakal diusung dalam milad kali ini, antara lain mengangkat harkat dan martabat orang Betawi.

Bang Ade menyebut, kebudayaan lokal yang kerap dipentaskan yakni antraksi pencak silat Betawi, dan Kesenian tradisional asli Betawi.

Yosef Naiobe

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts