HomeBeritaKelurahan Liliba Ditunjuk Sebagai Model Program Smart City

Kelurahan Liliba Ditunjuk Sebagai Model Program Smart City

Lima warga Liliba yang ditunjuk sebagai koresponden

KUPANG, — Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, kota Kupang ditetapkan sebagai model kota cerdas (smart city) oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)

Untuk mewujudkan Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia, Kementerian
Kominfo bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR,
Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,
Kementerian Keuangan, Kementerian PAN dan RB, dan Kompas Gramedia,
menyelenggarakan Program Gerakan Menuju 100 Smart City pada enam dimensi yang terdiri dari dimensi Smart Environment atau Lingkungan Pintar, Smart Government, Smart Economy, Smart Live, Smart Living, Smart People, dan Smart Mobility.

Kabid Layanan E-Goverment, Dinas Kominfo Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, mengatakan untuk dimensi lingkungan pintar, Kelurahan Liliba mewakili Kota Kupang di NTT sebagai model dan sampel serta uji petik pada tinjauan lapangan (field evaluation) secara “daring”/zoommeeting. Kegiatan tersebut antara lain melakukan evaluasi program Smart City, pemeriksaan kembali (cross-check) terhadap hasil evaluasi yang diperoleh dalam kurun waktu 2018- 2020,

“Diharapkan dapat membantu daerah untuk meningkatkan nilai evaluasi pada 2021,” kata Wildrian Ronald Otta, Selasa, (18/05).

Dalam evaluasi dan tinjauan secara daring lima orang dipilih sebagai korespon. Selain Lurah Liliba Viktor A. Makoni, lima warga yang dipilih antara lain, Apolonius Nurak,
Hironimus Bifel, Emeliana Bureni Tobin,
Herman Laning, serta Vichtor Arnold Janssen DimuHeo.

Mantan Lurah Naikoten I ini menjelaskab kelima orang ini dipilih sebagai responden untuk menjawab dan sekaligus memberikan pendapat serta klarifikasi secara langsung lewat zoom bersama pembimbing dari Kemenkominfo yakni Ny. Andrari Grahitandaru.

Andre Otta demikian sapaan akrabnya mengatakan para responden telah melaksanakan tugasnya dalam setahun terakhir ini, baik itu warga setempat, pemerintah, organisasi dan stakeholder terkait berkaitan dengan Smart Environment atau Lingkungan Pintar di Kota Kupang.

Dikatakan pada 2019, program ini telah diterapkan pada 100 kota/kabupaten terpilih dan akan dilakukan evaluasi pada Juni dan November 2021.

Untuk diketahui Kota Cerdas (smart city) adalah sebuah konsep kota cerdas/pintar yang membantu masyarakat mengelola sumber daya yang ada dengan efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat/lembaga dalam melakukan kegiatannya atau pun mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya.

Kota Cerdas (smart city) cenderung mengintegrasikan informasi di dalam kehidupan masyarakat kota.

Kota Cerdas (smart city) juga dipahami sebagai kota yang mampu menggunakan SDM, modal sosial, dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi, dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

TERBARU