

BONE–Berdasarkan prestasi gemilangnya, Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kahu berhasil masuk dalam lima besar terbaik pelaksanaan teknologi Climate Smart Agriculture (CSA) Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP).
Penghargaan ini diberikan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melalui pusat penyuluhan pertanian. BPP Kahu menjadi percontohan dalam kemasan kampung Hortikultura, menjadikannya pusat pembelajaran dan inspirasi bagi masyarakat sekitar.
H. Andi Asman Sulaiman, SSos, MM Kadis Tanaman Pangan Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bone, menyatakan apresiasinya terhadap inovasi dan dedikasi penyuluh di BPP Kahu. Program CSA SIMURP sukses berkat pendampingan tanpa henti kepada petani.
“Saya mengapresiasi inovasi dan kerja keras teman-teman penyuluh di BPP Kahu yang tanpa henti memberikan pendampingan ke petani. Sehingga program CSA SIMURP ini bisa berjalan dengan baik di Kahu,” ucapnya.
SIMURP tidak hanya memberikan pelajaran pertanian pintar menghadapi perubahan iklim tetapi juga mendesak untuk direhabilitasi sebagai sistem irigasi modern. Andi Asman menjelaskan bahwa program ini hanya ada di empat kabupaten, termasuk Kabupaten Bone.
Program ini bertujuan agar kelompok tani mampu memahami kondisi iklim dan mengantisipasinya melalui sekolah lapang CSA. Dalam konteks ini, SIMURP menjadi landasan bagi pengurangan pemakaian pupuk kimia dan peningkatan pemakaian pupuk organik, menghasilkan pertanian optimal dengan dukungan kondisi iklim.
Selain itu, hadirnya Program SIMURP diharapkan dapat mengembangkan kemampuan manajerial penyuluh dan pengelola di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Dengan prestasi gemilang ini, BPP Kahu menjadi pilar utama dalam mewujudkan pertanian yang cerdas dan berkelanjutan di Kabupaten Bone. (*)






