NasDem Abaikan Kadernya di Pilkada Malang

Nasdem Abaikan Kadernya Di Pilkada Malang
Shodiqul Amin, saat mengikuti penyerahan surat rekomendasi ke Bupati Malang HM Sanusi (Toski)
Nasdem Abaikan Kadernya Di Pilkada Malang
Shodiqul Amin, Saat Mengikuti Penyerahan Surat Rekomendasi Ke Bupati Malang Hm Sanusi (Toski)

Malang, zonanusantara.com- Partai NasDem memutuskan merapat ke PDI Perjuangan dengan mendukung Sanusi dan Didik Gatut Subroto, atau yang disingkat SanDi. Dengan keputusan tersebut praktis kader partai besutan Surya Paloh ini tidak akan memproses tujuh calon yang pernah mendaftar sebagai bakal calon bupati.

Anggota Fraksi NasDem, DPRD, Kabupaten Malang, Shodiqul Amin mengatakan pilihan untuk mendukung petahana merupakan keputusan DPP Partai NasDem.

Shodiqul Amin yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD setempat mengungkapkan, sebelumnya sempat mewacanakan untuk membentuk poros tengah. Namun setelah NasDem berkoalisi dengan PDI Perjuangan, wacana ini pun kandas.

Bahkan tujuh figur yang telah mendaftar melalui NasDem pun urung diproses. Seperti diketahui NasDem sempat membuka pendaftaran dan menjaring tujuh nama, yakni Jufri Muhammad, Moch Geng Wahyudi,​ M Fadjar, Ahmad Faiz Wildan, Hasan Abadi, Nurul Marwazi dan dr Umar Usman.

Baca Juga :  Hanya Malang Jejeg Berani Kontrak Politik Dengan Rakyat

Shodiqul Amin menilai, sosok Sanusi dan Didik Gatut Subroto, layak untuk memimpin Kabupaten Malang. Ia beralasan, luas wilayah menjadi salah satu alasan mendasar bagi NasDem untuk bergabung ke PDI Perjuangan.

“Kami melihat kabupaten malang ini luas, butuh sosok pemimpin yang cakap, cerdas tentu dengan pengalaman. Politik itu dinamis segala sesuatu bisa berubah sewaktu-waktu,” ucapnya, saat dihubungi, Jumat (26/6).

Atas dasar keyakinan tersebut, lanjut Amin, membuat Partai Nasdem memantapkan langkah guna bergabung pada kubu petahana. Ia pun menganggap keputusan tersebut hal yang wajar, apalagi telah direstui DPP Partai NasDem.

Related posts