Pedagang Pasar Kebalen Keluhkan Sepinya Pembeli, Berharap Penertiban PKL Lebih Tegas

Pedagang Pasar Kebalen Keluhkan Sepinya Pembeli, Berharap Penertiban Pkl Lebih Tegas
Foto Toski

MALANG – Pasca dilakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Kebalen rupanya belum memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh para pedagang di area dalam pasar tersebut.

Mereka berharap Pemerintah Kota (Pemkot ) Malang lebih tegas mengarahkan pedagang kaki lima (PKL) untuk masuk ke area pasar demi memulihkan roda ekonomi dan mengurai kemacetan.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu pedagang, Bu Zubaidah, yang mengeluhkan kondisi pasar yang masih sepi meski langkah penertiban telah dilakukan oleh pihak berwenang.

Zubaidah, yang telah meneruskan usaha keluarga sejak tahun 2016, mengaku bahwa sejauh ini volume pembeli tidak mengalami perubahan.

Menurutnya, pelanggan yang datang saat ini hanyalah pelanggan setia yang memang sudah biasa berbelanja ke lapaknya.

“Kalau sekarang ya enggak ngefek. Yang beli ya cuma itu-itu aja, cuma langganan saja,” ungkap Zubaidah saat ditemui di lapaknya, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga :  Korban Pengeroyokan Anak Dibawah Umur Mengalami Trauma

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah masih banyaknya pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan atau teras depan pasar daripada menempati lapak yang sudah disediakan di bagian dalam.

Zubaidah membeberkan bahwa sebagian dari mereka sebenarnya memiliki lapak resmi, namun enggan menempatinya dengan alasan lebih mudah menjangkau pembeli di jalan.

Fenomena ini tidak hanya merugikan pedagang dalam, tetapi juga berdampak pada kepentingan publik yang lebih luas.

Zubaidah menjelaskan beberapa dampak negatif dari menjamurnya pedagang di bahu jalan, yalni akses terhambat, dan menimbulkan kemacetan parah setiap pagi saat jam berangkat kerja dan sekolah.

“Sebelum ditertibkan macetnya luar biasa, kendaraan darurat seperti ambulans seringkali terjebak dan sulit melintas akibat kepadatan arus lalu lintas,” jelas Zubaidah.

Dengan menjamurnya PKL tersebut, membuat pasar Kebalen terlihat semrawut karena aktivitas jual-beli tumpah ke badan Jalan Zaenal Zakse tersebut.

Baca Juga :  Warga Kalipare Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, APAN RI Desak Audit Anggaran

Zubaidah berharap pemerintah dan pihak pengelola pasar dapat bertindak lebih tegas agar seluruh pedagang bersedia masuk ke area dalam pasar. Dengan masuknya seluruh pedagang ke dalam, ia meyakini keramaian pasar akan merata dan akses jalan umum dapat kembali berfungsi normal.

“Ya kepinginnya kalau bisa yang di luar ya masuk. Kalau di jalan tidak ada yang jualan, otomatis pembeli pasti masuk ke dalam dan pasar jadi terlihat ramai,” pungkasnya.

Meski menyimpan harapan besar bagi masa depan Pasar Kebalen, saat ini Zubaidah hanya bisa pasrah sembari menunggu langkah konkret selanjutnya dari pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali denyut nadi perekonomian di dalam pasar secara adil bagi semua pedagang.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts