BONE–Bertempat di Tribun Lapangan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone, sebuah tonggak penting terjadi dalam persiapan pemilihan umum mendatang, Minggu, 08 Oktober 2023.
Penandatanganan bersama Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone, dan Pemerintah Kabupaten Bone telah berhasil dilakukan. Acara ini merupakan contoh nyata dari kolaborasi yang kuat antara lembaga-lembaga tersebut dalam mendukung proses demokrasi di daerah ini. Turut hadir dalam acara tersebut, anggota DPR RI Dr Ir Hj Andi Yuliani Paris, Anggota DPRD Provinsi Andi Irwandi Natsir, Danrem 141 Tp Brigjen TNI Budi Suharto SIP MSi beserta unsur Forkopimda.
Yusran Tajuddin, Ketua KPU Kabupaten Bone, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah dalam upaya mensukseskan penyelenggaraan pemilu. Dalam pernyataannya, ia juga menekankan pentingnya menjaga kolaborasi ini, terutama dalam persiapan pemilu yang akan datang. Dalam berita gembira, Yusran juga mengumumkan bahwa kolaborasi mereka telah menghasilkan dukungan anggaran sebesar Rp63 miliar dari dana APBD.
Alwi, SE, Ketua Bawaslu Kabupaten Bone, turut mengungkapkan rasa terima kasihnya dan komitmen untuk mengelola dana hibah ini dengan baik. Dana sebesar Rp25 miliar yang diberikan kepada Bawaslu akan digunakan secara transparan dan akuntabel dalam memastikan pemilu berjalan dengan baik.
Penjabat Bupati Bone, Drs H Andi Islamuddin MH, menekankan bahwa penandatanganan NPHD ini adalah wujud nyata dari komitmen mereka untuk menjadikan pemilu sukses. Ia juga menegaskan bahwa program ini merupakan prioritas Pj Gubernur Provinsi Sulsel. Dengan penandatanganan ini, Kabupaten Bone menjadi kabupaten ketiga dari 24 kabupaten/kota di Sulsel yang telah menandatangani NPHD untuk mendukung pemilu.
Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel, Dr. Bahtiar Baharuddin MSi, mengapresiasi kecepatan dalam menyelesaikan NPHD oleh Bone. Ia menekankan pentingnya dukungan anggaran dari pemerintah daerah dalam menjalankan konstitusi negara, terutama dalam konteks pelaksanaan pemilihan serentak. Gubernur juga menyatakan komitmen penuh untuk mendukung KPU dan Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu, memastikan bahwa proses pemilihan berjalan normal dalam kerangka demokrasi.
Dalam pesan akhirnya, Gubernur Bahtiar Baharuddin MSi mengajak semua pihak untuk bersatu dalam mendukung pemilu, karena politik adalah bagian biasa dari kehidupan masyarakat, dan bersama-sama mereka akan menjadikannya sukses. (*)






