Posyandu Tak Lagi Sekadar Kesehatan, Hj. Andi Rasna Buka Wawasan Pengurus Posyandu Soal Peran Vital Dunia Pendidikan

Posyandu Tak Lagi Sekadar Kesehatan, Hj. Andi Rasna Buka Wawasan Pengurus Posyandu Soal Peran Vital Dunia Pendidikan
Plt. Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, sekaligus Asesor BAN PDM Sulawesi Selatan, Hj. Andi Rasna tampil sebagai narasumber utama, membawakan materi bertema “Peran Dinas Pendidikan terhadap Posyandu Era Baru”

BONE–Dalam pelatihan bertajuk “Pengurus Posyandu Era Baru Tahun 2025” yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bone, hadir sosok perempuan inspiratif yang telah lama berkiprah dalam dunia Hj. Andi Rasna Hadir di Muswil V Himpaudi Sulsel”>Pendidikan anak usia dini: Hj. Andi Rasna, S.Pd., M.Pd.

Sebagai Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, sekaligus Asesor BAN PDM Sulawesi Selatan, Hj. Andi Rasna tampil sebagai narasumber utama, membawakan materi bertema “Peran Dinas Pendidikan terhadap Posyandu Era Baru” Selasa, 03 Juni 2025. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa Posyandu kini tak hanya menjadi pusat layanan Kesehatan, melainkan telah berevolusi menjadi pusat layanan terpadu, termasuk pendidikan anak usia dini dan kesetaraan.

“Transformasi Posyandu Era Baru bukan hanya reformasi struktural, tetapi juga paradigma. Pendidikan harus menjadi bagian penting dalam layanan dasar masyarakat,” tegas Hj. Andi Rasna di hadapan para peserta pelatihan.

Program Posyandu Era Baru yang diluncurkan di Sulawesi Selatan pada November 2024, mengedepankan kolaborasi antarsektor. Alur pelayanan bidang pendidikan kini dimulai dari kader Posyandu yang mendata keluhan masyarakat terkait pendidikan, melakukan verifikasi, hingga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan OPD terkait.

Baca Juga :  Bone Target Bertabur Medali di Porprov Sulsel, Kadispora: Tidak Instan, Latihan Berkelanjutan Jadi Kunci

Dinas Pendidikan turut serta aktif, mulai dari memberikan penyuluhan, melatih kader Posyandu, membantu masyarakat mendirikan lembaga PAUD, hingga menyediakan sarana prasarana. Dalam dua tahun terakhir, lebih dari 75 lembaga PAUD telah menerima bantuan alat permainan edukatif, ruang kelas, dan mebel dengan total anggaran mencapai miliaran rupiah.

Namun, perjalanan Posyandu Era Baru tentu tidak tanpa tantangan. Kurangnya tenaga terlatih, keterbatasan anggaran, dan koordinasi lintas sektor yang belum optimal menjadi sorotan Hj. Andi Rasna.

Sebagai solusi, ia menawarkan pendekatan holistik: peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan, optimalisasi anggaran melalui sinergi lintas sektor, dan penguatan komunikasi antar instansi. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pendidikan, kesehatan, sosial—semua harus terhubung dalam satu sistem layanan masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bone ini.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Andi Rasna juga menyampaikan pentingnya layanan PAUD bagi perkembangan anak usia 0–6 tahun. Saat ini, Kabupaten Bone memiliki lebih dari 480 lembaga PAUD dengan cakupan layanan 60% untuk anak usia dini. Pemerintah terus mendorong peningkatan cakupan melalui pendataan via Dapodik & EMIS, serta program Gerakan Lissu Massikola.

Baca Juga :  Bupati Bone Kendalikan Rakor Strategis dari Jakarta, Komitmen Bersama Menuntaskan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Untuk mendukung literasi dan transformasi digital, Dinas Pendidikan bahkan telah menyalurkan 49 unit laptop ke lembaga PAUD tahun ini. Tak hanya itu, sesuai Permendikdasmen No. 8 Tahun 2025, satuan pendidikan pun diarahkan mengalokasikan 10% dana BOS untuk penguatan perpustakaan.

Di akhir sesi, Hj. Andi Rasna menyampaikan harapannya agar Posyandu Era Baru menjadi wajah baru pelayanan publik yang inklusif, ramah anak, dan kolaboratif. “Posyandu Era Baru adalah gerakan bersama. Dinas Pendidikan hadir bukan sebagai pelengkap, tetapi sebagai fondasi dalam membentuk masyarakat cerdas sejak dini,” tutupnya.

Dengan integrasi yang kuat antara pendidikan dan pelayanan dasar lainnya, Kabupaten Bone tengah menyiapkan fondasi kuat untuk mencetak generasi unggul dari desa ke kota. Dan di tengah upaya besar itu, nama Hj. Andi Rasna, S.Pd., M.Pd. menjadi simbol keteladanan dan kepemimpinan yang tak hanya menginspirasi, tapi juga menggerakkan. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts