Puisi Akhir Pekan

Puisi Akhir Pekan
Ist
Puisi Akhir Pekan
Ist

Aroma Hujan

Oleh Hendrika LW

aroma hujan mengingatkanku
pada kenangan yang tumbuh
di bawah pohon akasia

menyatukan imajiku dengan bau tubuhnya
harum melati yang membalur seluruh jiwanya

membangkitkan hasrat cinta pada kekasih
yang tak pernah mati
karena cintaku tumbuh dan hidup bersama hujan di sepanjang musim

aroma hujan selalu kurindu
bersama derainya aku menghitung
waktu
untuk kembali menjumputi kisah yang beradu desah

Kekasih

duhai kekasih,
saat kusibak tirai jendela
kulihat dirimu di bawah rembulan
dengan setangkai mawar di tangan

sungguhkah kau datang?
paras elok bermata bening
pandanglah aku dan berilah senyuman
kan kubawa dalam peluk mimpi
malam ini bermandikan cahaya bulan

Baca Juga :  Januari di Ujung Senja

Secangkir Teh

rasa pahitnya tak sepahit kisah hidupmu
karena angkara telah meracuni cangkirnya

nikmat rasanya kini beradu dengan nasib
tidak ada lagi pelayan yang menghidangkan
apalagi rupawan bergincu yang pandai merayu

secangkir teh ditumpahkan oleh ambisi
tak tahu diri
yang membawa petaka pada peti mati

Hendrika LW : wartawan sastra, penulis puisi, cerpen

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts