
KUPANG, Kehadiran ormas Gerakkan Rakyat Cinta Indonesia (Gercin) mendapat respon baik dari Rektor Perguruan Tinggi swasta (PTS) di Nusa Tenggara Timur. Diketahui Gercin lahir di Jakarta pada April 2019. Dua tahun berjalan, ormas tersebut membuka cabang di Provinsi NTT.
Rektor Universitas Persatuan Guru 1945 (UPG45) Kupang, David Selan, SH.MH, memberikan tanggapan positif hadirnya ormas ini. Ia bahkan siap menjadi salah satu penasihat atau pembina. Hal ini ia ungkapkan saat menerima kunjungan badan pengurus Gercin NTT, yang dipimpin Ketua, Rofinus Ga’a, di ruang ketjanya, Selasa (27/4).
Sebelumnya badan pengurus Gercin NTT juga melakukan pertemuan dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang. Dalam pertemuan itu sang rektor didapuk menjadi pembina Gercin NTT.
“Atas nama Civitas Akademika UPG45 Kupang, mendukung penuh terbentuknya Ormas GERCIN di NTT,” kata Rektor David Selan.
Gercin, kata Selan harus menjadi penyeimbang bahkan menjadi pelopor Gerakan Cinta Indonesia, seperti yang termaktub dalam visi dan misinya sebagai mana yang telah ditegaskan badan hukumnya dalam AD/ART berdirinya ormas ini.
Rektor David mengaku pernah mengikuti program Gerakan Cinta Indonesia di Bali bersama Presiden Joko Widodo. Karena itu, sambung David Selan, jika diminta menjadi pembina atau penasihat ia siap.
“Saya siap bergabung sekaligus mendukung penuh bersama Civitas, akademika Kampus UPG45 Kupang, agar Gercin maju dan berkembang di bumi Flobamoratar ini,” tandasnya
David Selan berharap ormas ini bisa memperjuangkan kembali mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan yang telah dihapus melalui Permendikbud No.03 Tahun 2021.
Dalam pertenuan kali ini dihadiri
Ketua Termandat DPD GERCIN NTT Rofinus M. Ga’a, Wakil ketua II, Jefri Billy, Sekretaris Edy M. Nahak, Wakil Sekretaris 2 Maria Sado, pemgurus panitia pelantikan, Maria Nesi Misa, Kabid Hukum dan Ham, Ianzen Naisoko, Kabid Pemberdayaan Sosial, Eko Lado.






