KEFAMENANU,- Kehadiran Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY di Perbatasan Indonesia-Timor Leste bukan hanya soal menjaga kedaulatan negara.
Di Desa Nilulat, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, mereka juga menjadi sahabat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam aksi sosial terbaru, personel Pos Nilulat yang dipimpin oleh Pasi Ter Lettu Arh Kharis D, berbagi sembako kepada lima penyandang disabilitas.
Para penerima manfaat adalah Fransis Abe (65) yang mengalami tunanetra, Philipus Piu Umur (67) yang menderita stroke, serta Getrudis Kaunan (33), Regina Fallo (46), dan Yasinta Gono (60) yang merupakan penyandang tunarungu.
Fransis Abe, mewakili rekan-rekannya, mengungkapkan rasa terima kasih atas Bantuan yang diterima.

Ia menuturkan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang mengalami keterbatasan fisik dan kesulitan ekonomi.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Satgas Pamtas Yonarhanud 15/DBY. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami yang selama ini mengalami keterbatasan ekonomi,” ujarnya, Kamis (20/2).
Kegiatan ini menunjukkan bahwa tugas Satgas Pamtas RI-RDTL tidak hanya sebatas menjaga perbatasan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, mendukung dan membantu mereka yang membutuhkan.
Perhatian terhadap penyandang disabilitas menjadi bukti bahwa kehadiran aparat negara di wilayah perbatasan membawa dampak yang lebih luas, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dari sisi kemanusiaan.






