Semangat Kemerdekaan di Desa Abbumpungeng, PKBM FP2AI Jadikan HUT RI ke-79 sebagai Momen Membangun Generasi Bermoral

Semangat Kemerdekaan Di Desa Abbumpungeng, Pkbm Fp2Ai Jadikan Hut Ri Ke-79 Sebagai Momen Membangun Generasi Bermoral

Semangat Kemerdekaan Di Desa Abbumpungeng, Pkbm Fp2Ai Jadikan Hut Ri Ke-79 Sebagai Momen Membangun Generasi Bermoral

BONE–Desa Abbumpungeng, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, untuk pertama kalinya menjadi saksi pelaksanaan upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-79 pada tanggal 17 Agustus 2024. Acara ini diinisiasi oleh Pak Sulaeman selaku tokoh masyarakat dan kordinator PKBM kelas Jauh Desa Abbumpungeng beserta tutor dan peserta didiknya. Meski sederhana, upacara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh peserta didik dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) FP2AI serta siswa-siswi sekolah dasar setempat. Masyarakat desa pun antusias menonton, menjadikan momen ini sebagai peristiwa yang berkesan dalam sejarah desa.

Mastiawati, SH, Kepala PKBM FP2AI Kabupaten Bone, dalam sambutannya menyampaikan pesan penting tentang tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. “Perang yang nyata hari ini adalah perang intelektual di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika generasi kita tidak menyadari pentingnya pendidikan dan cenderung mengabaikannya, maka kita akan kalah dalam perang modern ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Penggundulan Hutan dan Tambang Picu Krisis Air di Bone, Pj Bupati Tinjau Langsung Sumber Air PDAM di Tengah Musim Kemarau

Mastiawati juga menyoroti peran penting lembaga pendidikan dalam menjaga moralitas anak-anak dan remaja. Di era digital saat ini, banyak anak-anak dan remaja yang terpapar pergaulan bebas, tindakan kriminal, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku menyimpang lainnya. “Lembaga pendidikan harus menjadi garda terdepan dalam memberikan wadah dan ruang seluas-luasnya untuk mendidik serta mengarahkan mereka ke jalan yang benar. Menciptakan lingkungan yang positif dan produktif memang tidak mudah, tetapi ini adalah tanggung jawab kita bersama—pemerintah, masyarakat, guru, orang tua, dan tokoh agama,” lanjutnya.

Dalam penutupnya, Mastiawati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan HUT RI ke-79 sebagai momentum refleksi. “Di tengah persoalan yang semakin kompleks, kita harus tampil sebagai jiwa-jiwa yang merdeka dengan penuh semangat menjaga tanah air tercinta. Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tetapi tanyakan apa yang kita berikan untuk negara yang kita cintai ini.”

Baca Juga :  Literasi di Era Digital, Rumah Baca RUMI Cetak Pemuda Berpikir Kritis dan Kreatif

Upacara ini tidak hanya menjadi peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ajang untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran semua elemen masyarakat dalam menjaga dan memajukan bangsa. Dengan semangat gotong-royong, diharapkan desa kecil ini dapat terus melahirkan generasi yang berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. (*)

 

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts