ZONANUSANTARA.COM, BONE– Dalam rangka peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional yang ke-63, Kabupaten Bone menjadi pusat perayaan Hantaru tingkat provinsi Sulawesi Selatan. Acara yang berlangsung semarak ini tidak hanya dihadiri oleh para pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bone, melainkan juga seluruh pegawai BPN se Sulawesi Selatan bertempat di Lapangan Merdeka Watampone, Sabtu, 23 September 2023.
Jalan santai menjadi salah satu kegiatan unggulan dalam perayaan ini, dengan ratusan peserta yang berpartisipasi. Acara jalan santai ini dilepas langsung oleh Bupati Bone Dr. HA Fahsar M Padjalangi MSi, dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Tri Wibisono ST MT. Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Bone Drs H Ambo Dalle MM, Unsur Forkopimda Bone, dan Kepala BPN Bone Achmad Kadir SH MH.
Hantaru di Kabupaten Bone juga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, mulai dari seminar ilmiah, penanaman pohon, lomba olahraga, bakti sosial donor darah, hingga upacara peringatan Hantaru sebagai puncak acara yang akan digelar pada Senin, 25 September 2023.

Tri Wibisono ST MT, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan, menjelaskan bahwa jalan santai ini merupakan bagian dari rangkaian Hantaru yang terdiri dari 6 kegiatan. Dalam sambutannya, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memfasilitasi perayaan Hantaru ini dengan baik, menekankan bahwa kolaborasi antara BPN dan Pemda sangat berarti bagi masyarakat.
Bupati Bone Dr. HA Fahsar M Padjalangi MSi juga mengapresiasi kehadiran jajaran pegawai BPN se Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone. Ia menyebut bahwa kehadiran mereka memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah. Selama beberapa hari di Bone, kehadiran para pegawai tersebut telah meningkatkan perputaran keuangan di daerah, bahkan membantu mengatasi inflasi. Kabupaten Bone mendapat apresiasi khusus dari presiden atas prestasi ini.
Perayaan Hantaru yang semarak ini menunjukkan bahwa kerja sama antara BPN dan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. (*)






