Sosialisasi Pemilu 2024, KPU Bone Dorong Peran Media dalam Menciptakan Kesadaran Pemilih

Sosialisasi Pemilu 2024, Kpu Bone Dorong Peran Media Dalam Menciptakan Kesadaran Pemilih
Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemilu 2024 khusus untuk komunitas wartawan media cetak/elektronik yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone

BONE–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone menggelar acara Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemilu 2024 khusus untuk komunitas wartawan media cetak/elektronik. Kegiatan berlangsung meriah di Novena Hotel pada Sabtu, 02 Desember 2023, dan diresmikan oleh Komisioner KPU Bone Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat serta SDM, Abd Asis.

Turut hadir dalam acara ini Komisioner KPU Bone Divisi Teknis Penyelenggara Zainal, SSos, MSi, Komisioner KPU Bone Divisi Hukum dan Pengawasan Rusnaedi, serta Komisioner Bawaslu Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Rohzali Putra Badaruddin, SH.

Dengan sudah memasuki tahapan kampanye, kehadiran media menjadi sangat penting. “Persepsi publik tergantung dari informasi yang diberikan, dan media memiliki peran besar dalam mengontrol persepsi publik,” ujar Abd Asis.

Pemilu memiliki tiga elemen utama: peserta, pemilih, dan penyelenggara. Dalam kontrol ketiganya, media memegang peran kunci sebagai ruang diskusi publik, kontrol, edukasi, dan pengawasan. “Hari ini, bagaimana pemilih tidak kehilangan akses untuk memilih, perlu ada pemberitaan,” tambahnya.

Baca Juga :  Indonesia dan Perang AS-Israel vs Iran: Di antara Moral, Minyak, dan Realitas

Memilih adalah hak setiap warga negara, dan salah satu cara untuk memaksimalkan partisipasi adalah melalui pendidikan dan sosialisasi. Media, khususnya peran wartawan, diakui sebagai sarana efektif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sebagai kontrol sosial terhadap penyelenggara, wartawan memiliki peran strategis dalam mengawasi kelancaran pemilu. “Wartawan memiliki banyak mata dan tanggung jawab sebagai pengawas sosial terhadap penyelenggara pemilu,” ungkapnya.

Pada tanggal 11 Desember, KPU Bone akan memulai perekrutan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 5890 orang dengan persyaratan utama memiliki ijazah SMA. Meskipun wilayah perkotaan lebih mudah dijangkau, tantangan muncul di desa. Oleh karena itu, kehadiran media diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi terkait seleksi tersebut ke masyarakat desa.

Baca Juga :  Irup Upacara HUT Ke-52 Korpri, Pj. Bupati Bone: Netralitas KORPRI dalam Pemilu 2024 dan Tantangan Profesionalisme

“Kehadiran dan sumbangsih media dalam mempublikasikan informasi seleksi diharapkan dapat membantu Kabupaten Bone untuk tidak lagi mengalami kekurangan personel dalam pemilu mendatang. Dengan pemberitaan maksimal, kebutuhan akan penyelenggara pemilu dapat terpenuhi,” pungkas Abd Asis menjelang akhir acara.

Pada kesempatan ini, Bahtiar Parenrengi menjadi narasumber utama dengan membahas tema “Peran Informasi Media Dalam Menyukseskan Pemilu 2024”. Parenrengi menjelaskan bagaimana media dapat menjadi alat efektif dalam memberikan informasi, edukasi, dan kontrol sosial terhadap penyelenggara pemilu. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts